RADARBLAMBANGAN.COM | Bandar Lampung – Kata rutinitas acap kali menjadi celah utama bagi timbulnya kelengahan. Namun, kamus tersebut sama sekali tidak berlaku di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Menolak terjebak dalam ritme pengawasan yang monoton, jajaran Satuan Operasional Kepatuhan Internal kembali menggebrak area blok hunian melalui operasi deteksi dini yang presisi pada Kamis, 12 Maret.
Langkah taktis yang bergerak cepat namun penuh perhitungan ini dikomandoi langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Febriansyah. Kehadiran pasukan Satopspatnal di tengah blok hunian kali ini bukan sekadar untuk menggugurkan kewajiban patroli harian, melainkan sebuah manuver aktif untuk memastikan tidak ada satu pun celah keamanan yang luput dari pengawasan.
Dengan tingkat kewaspadaan maksimal, setiap petugas menyisir sudut demi sudut kamar secara mendetail. Ketelitian dan insting yang tajam menjadi senjata utama dalam memutus mata rantai peredaran barang terlarang, guna memastikan area pembinaan seratus persen steril dari alat komunikasi ilegal, benda tajam, maupun potensi ancaman ketertiban lainnya.
Di sela sela ritme operasi yang dinamis tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Febriansyah, menegaskan filosofi kuat yang dipegang oleh seluruh jajaran pengamanan.
“Keamanan dan ketertiban di sini bukanlah sebuah kebetulan. Kondisi yang aman adalah hasil dari kedisiplinan dan deteksi dini yang kita eksekusi tanpa henti setiap harinya. Kita mungkin melakukan rutinitas yang sama, tetapi insting pengawasan kita tidak boleh tumpul sedikit pun. Jangan sampai terbuai, karena tidak ada ruang toleransi untuk pelanggaran di tempat ini,” tegas Febriansyah memberikan peringatan sekaligus motivasi bagi jajarannya.
Gebrakan pengawasan yang dikemas dengan intensitas tinggi ini menjadi bukti nyata bahwa Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung selalu selangkah lebih maju dalam memitigasi risiko. Melalui dedikasi pantang kendor ini, lingkungan pembinaan dipastikan selalu berada dalam kondisi yang kondusif, aman, dan tertib.***
Editor : ERICK
