RADAR BLAMBANGAN.COM, | JAKARTA – Ketua Umum Fast Respon Counter Polri menyampaikan pandangannya terkait dukungan jajaran kepolisian daerah terhadap program Kapolri. Dalam pernyataannya, ia menilai sebagian besar Kapolda menunjukkan komitmen dalam mendukung kebijakan pimpinan Polri.
“Dalam penilaian saya, ada sekitar 28 Kapolda yang aktif mendukung program Kapolri. Sementara beberapa lainnya masih bersikap abu-abu, dan sebagian kecil belum terbangun komunikasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini pihaknya secara konsisten mengirimkan berbagai informasi, kegiatan, serta kebijakan Kapolri kepada jajaran Kapolda sebagai bentuk dukungan moral dan publikasi.
“Setiap hari kami kirimkan kegiatan dan kebijakan Kapolri. Harapannya, apa yang menjadi program pimpinan bisa diketahui, dipahami, dan didukung secara luas,” tambahnya.
Namun demikian, ia juga mengakui tidak semua pihak merespons dengan cara yang sama. Beberapa di antaranya bahkan memilih membatasi komunikasi.
“Ada juga yang mungkin merasa jenuh karena intensitas pengiriman informasi yang tinggi, sehingga komunikasi menjadi terbatas. Itu hal yang kami pahami sebagai dinamika,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa loyalitas terhadap institusi dan pimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas organisasi, termasuk dalam mendukung kinerja Polri di tengah masyarakat.
“Kami ini dari luar saja berupaya loyal dan konsisten mendukung Kapolri. Tentu harapannya, yang berada di dalam institusi memiliki semangat yang sama dalam menjaga marwah dan soliditas,” tegasnya.
Sebagai bentuk nyata dukungan, Fast Respon Counter Polri mengklaim secara rutin memproduksi dan menyebarkan ribuan konten pemberitaan setiap bulannya yang berkaitan dengan kegiatan dan kinerja kepolisian.
“Setiap bulan, kami bisa menyumbangkan sekitar 15 ribu berita terkait kegiatan Polri. Ini bagian dari kontribusi kami dalam memperkuat citra positif institusi,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan tersebut tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga melalui pendekatan komunikasi di berbagai sektor, termasuk media dan jejaring sosial.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga dan mendukung kepemimpinan yang ada demi menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.***
