RADAR BLAMBANGAN.COM, | SURABAYA – Ada suasana berbeda di tengah hiruk-pikuk Kota Pahlawan. Bukan sekadar agenda seremonial, tetapi perjumpaan hangat yang menghadirkan senyum dan rasa dihargai. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berbagi kebahagiaan bersama lebih dari 850 pengemudi ojek online (ojol) serta 500 jemaah di Islamic Center Surabaya.
Kegiatan tersebut menjadi ruang temu antara pemimpin dan masyarakat akar rumput. Ratusan driver ojol yang sehari-hari berjibaku di jalanan, dari pagi hingga larut malam, tampak sumringah saat mendapat perhatian langsung. Bagi mereka, momen ini bukan hanya tentang bantuan yang diterima, melainkan pengakuan atas kerja keras yang kerap luput dari sorotan.
“Panjenengan semua adalah pejuang keluarga. Terima kasih sudah ikut menggerakkan ekonomi Jawa Timur,” ujar Khofifah di hadapan para ojol, disambut tepuk tangan dan seruan semangat.
Tak berhenti di situ, kebahagiaan juga menyapa 500 jemaah di Islamic Center Surabaya. Dalam suasana religius dan penuh kekhidmatan, Khofifah mengajak masyarakat untuk terus menjaga optimisme, memperkuat solidaritas sosial, serta menjadikan momen kebersamaan sebagai penguat spiritual.
Menurutnya, kekuatan Jawa Timur bukan hanya terletak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi pada gotong royong dan empati sosial. “Kita ingin memastikan tidak ada yang merasa berjalan sendiri. Pemerintah hadir, masyarakat saling menguatkan,” tegasnya.
Para ojol mengaku terharu. Sebagian bahkan menyebut momen tersebut sebagai suntikan semangat baru di tengah tantangan biaya hidup dan persaingan di jalan. Sementara para jemaah berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai pengikat ukhuwah dan kebersamaan.
Di tengah dinamika ekonomi dan sosial, langkah berbagi ini menjadi pesan bahwa kepemimpinan tak melulu soal kebijakan, tetapi juga soal menyentuh hati. Dan hari itu, di Surabaya, kebahagiaan terasa nyata dibagikan, dirasakan, dan dirawat bersama.***
