RADAR BLAMBANGAN.COM,| Mojokerto – Diduga Makanan tidak layak konsumsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini dialami oleh SDN Panggih Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Jum’at, (20/2/26).
Keluhan ini disampaikan oleh Guru di SDN Panggih Kepada Awak Media Radar Blambangan.Com setelah laporannya kepada Satgas MBG tidak di respon dengan baik. Hal itu dapat di buktikan dengan kedua kalinya makanan MBG basi lagi.
“ini kejadian kesekian kali yang dapat menu tidak layak konsumsi. terakhir hari jumat 13 februari 2026 SDN Panggih dapat menu yang tidak layak lagi. Kali ini dengan menu tahu fantasi yang basi dan getuk yg berlendir.” ujarnya salah satu Guru Panggih.
Selanjutnya, Sepekan yang lalu sudah pernah kejadian pentol basi bahkan ada korban yang mengeluh sakit perut. Hal itu kita tutupi berharap ada perbaikan , ternyata tidak ada perubahan .
” Sudah kita konfirmasi mereka berdalih sudah ada Quality control. anak kami ini konsumen tidak untuk asal asalan dikasih makanan.” Jelasnya.
Hari kamis 19 februari 2026 pihak dapur meminta audiensi dengan pihak terkait penerima MBG basi. Tapi setengah jam sebelum pertemuan dibatalin oleh KA SPPG yaitu mas Bagas.
“Tak rasa ini memang kesengajaan. Saya ingatkan soal undang undang perlindungan konsumen ya sesuai amanat undang2 minimal diganti yang tidak layak makan itu .” Pegawai SDN Panggih.
Dari aduan MBG basi tersebut oleh Guru SDN Panggih Kecamatan Trowulan, Pihak Awak Media Radar Blambangan.Com Mengklarifikasi kepada Satgas MBG Kecamatan Trowulan. Pihak Satgas Mengatakan bahwa kejadian itu tidak benar karena kami sudah menarik makanan tersebut sebelum di konsumsi oleh Anak-anak sekolah.
“Makanan yang kondisinya basi tidak sempat dikonsumsi siswa, tetapi langsung diamankan dan dikembalikan ke penyedia untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya Bagas selaku KA SPPG. (Mahmudah)
