RADARBLAMBANGAN.COM, Madiun 2 Februari 2026, – Pelaksanaan BKK TA 2025 Desa Wonoasri Kecamatan Wonoasri di duga tidak sesuai Prasasti dari temuan awak media bersama lembagaga saat ke lokasi di prasasti tertera panjang 100m ketebalan 0,15 lebar 3m, dari temuan yang di duga tidak sesuai ketebalan ada yang 10 cm, 12cm dan 13cm,
Tpk wilayah saat di konfirmasi mengatakan,”itu panjangnya aslinya itu Cuma 97 meter dan yang di prasasti itu 100 meter, kenapa itu di tulis seratus, saya melihat waktu belum di kerjakan,untuk kelebihanya itu yang di kanan madrsasah melebar dan sayap depan itu juga melebar, ini pengerjaan empat hari,ini memang belum sesuai spesifikasi”, ungkapnya
“ea itu memang banyak dominan di Mas Aziz, kalau mengenai kepengurusan di salah satu partai politik, katanya kemarin sudah konfirmasi mengundurkan diri,kalau mengenai BPD juga seorang pengurus partai politik itu seharusnya tidak boleh, BKK ini yang bawa dia, dan yang mengajukan di partai itu juga dia, kita aja yang di lapangan kalah sama dia,kalau kita itu kalahnya di suatu contoh kita order besi sudah sesuai tapi maunya nambah-nambah, kalau mengenai BPD ikut serta dalam pelaksanaan itu sebenarnya tidak boleh, hanya ini dia yang bawa aja”, imbuhnya
Di sisi lain Nurul Aziz Selaku Bpd saat di konfirmasi di rumahnya menyatakan,”kalau mengenai berkecimpung saya kan yaqng mengajukan BKK Aspirasi dari partai PKB dewan Bu Lina,saya hanya dapat mandat mengenai pelaksanaan di suruh mengawasi biar sesuai spek, kalau mengenai pengurus saya fer -feran dari PAC,tidak mau sembunyi-sembunyi, sampai saat ini saya masih Sekretaris PAC, saya bukanya mengancam kalau ini permasalahkan nanti seluruh Kecamatan akan saya buka, saya kan sekarang masih masuk di kepengurusan partai PAC, dan saya kan masih menjabat di BPD resmi, kalau saya di suruh menundurkan diri dari partai saya juga siap”, ungkap Aziz Selaku BPD aktif Sekaligus Sekretaris PAC partai PKB
Kepala Desa Wonoasri us Sumaryono saat di konfirmasi menjawab,” kalau sesuai Perbub itu tidak boleh, pengalaman dari pak Santoso kemarin itu mengundurkan diri, kemarin itu sempat saya cek di sipol itu tidak muncul, langkah saya nanti saya yang pertama akan koordinasi dengan internt BPD, yang kedua saya akan kroscek nanti ke PAC Partai PKB, dan yang ketiga nanti akan konfirmasi lagi dan kalau memang nanti itu masih masuk kita akan menyuruh untuk memilih salah satu, antara di pengurus partai atau BPD,” ungkap Kades wonoasri Agus Sumaryono. (pwt)
