RADAR BLAMBANGAN.COM, | Sorong, Papua Barat Daya – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) Cabang Sorong menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut periode Angkutan Lebaran 2026 dengan menyiagakan sejumlah armada kapal penumpang yang akan melayani masyarakat di wilayah Papua Barat Daya dan sekitarnya.
Periode Angkutan Lebaran PELNI secara nasional telah dimulai sejak 6 Maret hingga 6 April 2026. Selama masa tersebut, perusahaan pelayaran milik negara ini memprediksi terjadinya peningkatan signifikan jumlah penumpang yang memanfaatkan transportasi laut untuk melakukan perjalanan mudik maupun arus balik.
Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan puluhan kapal untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik tahun ini. Secara keseluruhan, PELNI mengoperasikan 55 kapal yang terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis untuk menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
“Perkiraan jumlah penumpang pada masa Angkutan Lebaran tahun ini mencapai sekitar 641 ribu orang. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, kami menyediakan lebih dari 751 ribu tiket dengan total kapasitas kapal mencapai 56 ribu tempat duduk yang sudah termasuk dispensasi kapasitas dari otoritas terkait,” ujar Tri Andayani.
Menurutnya, kesiapan armada tersebut merupakan bagian dari komitmen PELNI untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman dan tepat waktu. Seluruh persiapan dilakukan dengan mengedepankan prinsip utama keselamatan pelayaran, pelayanan optimal serta target nihil kecelakaan selama periode angkutan Lebaran.
Tri Andayani menjelaskan bahwa seluruh kapal penumpang yang akan beroperasi telah melalui proses pemeriksaan kelayakan atau ramp check yang dilakukan bersama Kementerian Perhubungan. Pemeriksaan tersebut meliputi aspek teknis kapal, ketersediaan bahan bakar, pasokan air tawar, logistik kapal, hingga fasilitas bagi penumpang dan awak kapal.
Selain kesiapan armada, perusahaan juga memastikan seluruh awak kapal memiliki sertifikasi yang sesuai dengan standar internasional sehingga kompetensi kru dalam menjaga keselamatan pelayaran tetap terjamin.
“Kami ingin memastikan seluruh kapal yang beroperasi dalam kondisi laik laut. Awak kapal juga sudah memenuhi standar kompetensi sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman,” jelasnya.
Di tingkat daerah, Kepala Cabang PELNI Sorong, Jhoni Rachman, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan delapan kapal penumpang yang akan singgah di Pelabuhan Sorong untuk melayani arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Kapal-kapal tersebut antara lain KM Dorolonda, KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Sinabung, KM Gunung Dempo, KM Tatamailau, KM Sirimau dan KM Labobar yang dijadwalkan melayani berbagai rute pelayaran dari dan menuju Sorong.
Menurut Jhoni, Pelabuhan Sorong menjadi salah satu titik penting dalam jaringan pelayaran nasional karena melayani mobilitas masyarakat dari Papua Barat Daya menuju berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Maluku, Sulawesi hingga Jawa.
“Untuk wilayah Sorong sendiri, delapan kapal penumpang akan melayani masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama masa mudik. Kami memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik dan siap mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang,” ujarnya.
Selain kesiapan kapal, PELNI juga telah menyiapkan berbagai langkah pendukung untuk memastikan kelancaran operasional selama periode angkutan Lebaran. Beberapa di antaranya adalah pembentukan posko pemantauan, koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca, penyesuaian jadwal pelayaran serta penambahan personel pengamanan di pelabuhan dan di atas kapal.
Jhoni juga mengingatkan calon penumpang agar memperhatikan kelengkapan dokumen perjalanan sebelum berangkat. Penumpang diwajibkan membawa identitas resmi seperti KTP atau paspor yang sesuai dengan data yang tercantum pada tiket.
Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket melalui jalur resmi yang telah disediakan oleh PELNI untuk menghindari praktik percaloan.
“Calon penumpang kami harapkan membeli tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi PELNI Mobile, website resmi PELNI, contact center 162, maupun jaringan mitra resmi yang telah bekerja sama dengan PELNI,” katanya.
Saat ini tiket kapal PELNI juga dapat diperoleh melalui berbagai layanan digital dan jaringan ritel modern, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan pemesanan tiket perjalanan.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, PELNI berharap pelayanan Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman perjalanan laut yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penumpang. Harapan kami masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan tertib, aman dan menyenangkan,” tutup Jhoni.
(Timo/TK)
