RADAR BLAMBANGAN.COM, | Mojokerto – Sekitar 50 massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Mojokerto, Mojosari, Jumat (27/2/2026) pukul 14.50–17.15 WIB.
Dipimpin Fadil selaku Ketua PMII Mojokerto, massa membentangkan spanduk “Tegakkan Hukum” dan “Tolak Tambang Ilegal”. Dalam orasinya, mahasiswa mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas praktik galian C ilegal, termasuk menangkap aktor intelektual atau pemilik modal di balik aktivitas yang dinilai merusak lingkungan dan infrastruktur desa.
Kapolres Mojokerto yang menemui massa menyatakan komitmen memberantas tambang ilegal dan memastikan proses hukum berjalan transparan tanpa tebang pilih.
Aksi sempat diwarnai pemblokiran jalan di depan Mapolres, namun situasi tetap kondusif hingga kegiatan berakhir tertib dan aman. (Mahmudah)
