RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar PWFRN bersama Pijar berlangsung hangat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Fraksi Partai Gerindra, H. Suwito, yang menyampaikan pesan-pesan inspiratif kepada insan pers dan para pemuda yang hadir.
Dalam sambutannya, H. Suwito menekankan bahwa kunci keberhasilan dalam bidang apa pun adalah kemauan untuk bekerja. Ia mengingatkan, tanpa kerja nyata, gagasan dan diskusi tidak akan pernah membuahkan hasil.
“Kalau kita tidak mau bekerja, mustahil apa yang kita bicarakan hari ini akan berhasil. Kunci keberhasilan dari segala produk dan program adalah kerja nyata,” ujarnya.
Ia juga mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, khususnya di sektor pertanian. Menurutnya, pemuda harus berani turun langsung ke sawah, berinovasi, dan membuktikan bahwa mereka mampu membawa perubahan.
“Tunjukkan kepada orang tua kalian, kepada para petani, bahwa generasi muda bisa lebih hebat dan lebih maju dalam mengelola pertanian,” pesannya memberi semangat.
Sebagai mantan prajurit yang pernah bertugas di berbagai daerah seperti Aceh dan Timor Timur, Suwito mengaku banyak belajar tentang arti perjuangan dan ketahanan. Pengalaman tersebut membentuk karakter dan pandangannya tentang pentingnya ketahanan pangan bagi bangsa.
Ia menegaskan, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu mencukupi kebutuhan pangannya sendiri. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk serius mengawal program pertanian dan pangan.
Dalam konteks peran pers, Suwito berharap media tidak sekadar menyampaikan kritik, tetapi juga menghadirkan solusi. Menurutnya, pemberitaan harus berimbang jika ada yang salah, sampaikan dengan data dan solusi; jika ada yang baik, juga harus diapresiasi.
“Kalau ada yang baik, katakan baik. Kalau ada yang salah, sampaikan dengan benar dan beri solusi. Pers harus menjadi bagian dari perubahan, bukan hanya memperkeruh suasana,” tegasnya.
Ia juga meminta agar jika ditemukan penyimpangan, khususnya terkait program pangan dan pertanian, insan pers tidak ragu menyampaikan kepada pemerintah dan masyarakat secara terbuka dan bertanggung jawab.
Peringatan HPN tersebut menjadi momentum refleksi bagi insan pers dan pemuda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Semangat kolaborasi antara pers, pemuda, dan pemangku kebijakan diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan pers sebagai mitra strategis pembangunan kritis, solutif, dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.***
