RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI – Semangat sport tourism kembali menggema di ujung timur Pulau Jawa. Sebanyak 828 pelari dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang “ValenTimes” Night Run yang digelar di kawasan ikonik Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Sabtu malam (14/2/2026).
Event kolaborasi Times Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Tak hanya diikuti pelari lokal, peserta juga datang dari Bali dan Jember. Mereka berlaga dalam kategori 5 kilometer, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, membuktikan bahwa olahraga lari telah menjadi gaya hidup lintas generasi.
Dilepas langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, para peserta menyusuri sejumlah spot ikonik Kota Banyuwangi pada malam hari. Rute dimulai dari Pantai Boom, melintasi Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Taman Sritanjung, Masjid Baiturrahman, hingga Taman Blambangan.
“Terima kasih kepada Times Indonesia yang telah menyelenggarakan event ini. Kegiatan seperti ini selaras dengan program unggulan kami dalam memajukan pariwisata Banyuwangi, khususnya melalui sport tourism,” ujar Mujiono.
Ia menambahkan, konsep wisata berbasis olahraga memang terus dikembangkan Pemkab Banyuwangi. Lari, yang kini menjadi tren dan digandrungi berbagai kalangan, turut mendorong tumbuhnya komunitas-komunitas baru, termasuk komunitas lari malam.
“Di Banyuwangi, kami berupaya mewadahi berbagai komunitas olahraga melalui beragam event yang digelar sepanjang tahun,” imbuhnya.
Selain lari, Banyuwangi juga rutin menggelar berbagai agenda sport tourism lain, seperti balap sepeda, catur, sepatu roda, voli, silat, sepak bola, hingga paralayang, dengan skala regional, nasional, bahkan internasional.
Pimpinan Redaksi TIMES Indonesia, Yatimul Ainun, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Banyuwangi dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam suksesnya acara tersebut.
“Event lari sudah sering kami gelar di berbagai daerah, tetapi Banyuwangi luar biasa. Banyak komunitas yang sangat mencintai daerahnya. Tahun depan, kami menargetkan peserta bisa mencapai 3 hingga 5 ribu orang,” ujarnya optimistis.
Mengusung tema “Cinta Jaga Banyuwangi”, ValenTimes Night Run tak sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menebarkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah.
“Banyuwangi sudah mendunia. Dari ujung timur Pulau Jawa ini, semoga energi keguyuban, kondusivitas, dan kebahagiaan bisa menular ke daerah lain,” pungkas Ainun.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Banyuwangi.***
