RADAR BLAMBANGAN.COM, | Bangorejo – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan terpancar nyata di depan Kantor Koramil 0825/10 Bangorejo pada Selasa sore (10/03/2026). Anggota Koramil 0825/10 Bangorejo bersama ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 11 tampil sebagai penggerak utama yang merangkul barisan pemuda setempat dalam aksi kolaboratif membagikan takjil gratis.
Kehadiran sosok prajurit TNI yang sigap dan ibu-ibu Persit yang humanis menjadi simbol keteduhan, memperlihatkan bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat dalam setiap momentum kebaikan.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang luar biasa hingga menciptakan antrean kendaraan yang tertib di depan kantor. Meski sisa air hujan masih membasahi aspal, hal tersebut tak sedikit pun menyurutkan langkah para personel TNI untuk mengatur lalu lintas sekaligus menyapa warga dengan santun.
Di sisi lain, keramahan ibu-ibu Persit Ranting 11 dalam membagikan paket takjil memberikan sentuhan kasih sayang seorang ibu yang tulus, membuat suasana sore itu terasa begitu hangat bagi setiap pengendara yang melintas.
Kegiatan ini secara halus menggambarkan potret kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana kantor Koramil menjadi titik temu kebersamaan bersama elemen pemuda Bangorejo. Peran aktif ibu-ibu Persit dalam mendukung tugas sosial suami menunjukkan dedikasi keluarga besar militer yang tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga sangat peduli pada kesejahteraan masyarakat sekitar.
Keterlibatan para pemuda yang dibina langsung oleh personel di lapangan membuktikan bahwa pengaruh positif TNI mampu membangkitkan jiwa gotong royong generasi muda secara nyata.
Hingga menjelang azan Maghrib, ratusan paket takjil ludes terbagi dalam suasana penuh kekeluargaan yang begitu kental di area kantor. Aksi “Selasa Berkah” ini berhasil memperkuat ikatan emosional antara aparat keamanan, keluarga besar Persit, dan warga sekitar Bangorejo.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Koramil 0825/10 bersama Persit Ranting 11 kembali menegaskan jati diri mereka sebagai bagian tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan masyarakat di bumi Blambangan.***
