RADAR BLAMBANGAN.COM, | DOBO, KEPULAUAN ARU (06/03/26) – Sorot mata penuh kekaguman terpancar dari wajah ratusan siswa-siswi sekolah di Kepulauan Aru saat menapakkan kaki di atas geladak Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Dalam rangkaian operasi Satgas Trisila 2026, TNI Angkatan Laut menggelar kegiatan Open Ship dan edukasi kebaharian yang dipusatkan di Pelabuhan Dobo, (05/03).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Angkatan Laut sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air serta memperluas wawasan kemaritiman kepada generasi muda di wilayah perbatasan.
Melalui kegiatan ship tour, para siswa diajak berkeliling kapal mulai dari anjungan sebagai pusat kendali navigasi hingga melihat dari dekat sejumlah sistem peralatan yang dimiliki KRI. Prajurit Satgas Trisila memberikan penjelasan mengenai fungsi navigasi kapal perang serta pentingnya menjaga kedaulatan laut Indonesia, khususnya di wilayah perairan Aru yang memiliki potensi sumber daya laut yang besar.
Selain tur kapal, para siswa juga diperkenalkan dengan sejumlah tradisi TNI Angkatan Laut seperti penggunaan pluit kapal serta pengenalan berbagai jenis seragam dinas prajurit. Sesi tanya jawab menjadi momen yang paling menarik, di mana para siswa tampak antusias menanyakan berbagai hal terkait kehidupan prajurit dan proses untuk bergabung menjadi bagian dari TNI Angkatan Laut.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah yang menilai kegiatan ini memberikan pengalaman belajar langsung yang tidak dapat diperoleh di ruang kelas. Kehadiran prajurit TNI AL di tengah para pelajar diharapkan mampu memotivasi generasi muda Kepulauan Aru untuk lebih mencintai laut serta memahami pentingnya menjaga kedaulatan wilayah maritim Indonesia.
Kehadiran Satgas Trisila 2026 di Kepulauan Aru merupakan bagian dari pelaksanaan operasi pengamanan wilayah laut sekaligus kegiatan pembinaan potensi maritim yang dilaksanakan di setiap wilayah yang disinggahi unsur KRI. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kedekatan antara prajurit TNI AL dan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai calon penerus bangsa di wilayah pesisir.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Panglima Armada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN agar seluruh prajurit tidak hanya fokus pada pelaksanaan tugas operasi menjaga keamanan laut, namun juga aktif melaksanakan pembinaan potensi maritim guna menumbuhkan kesadaran kebaharian serta memperkuat kemanunggalan TNI Angkatan Laut dengan masyarakat.
(Tim Dispen Armada III/Red)
