RADAR BLAMBANGAN.COM, | JEMBER – Komitmen mendukung ketahanan pangan dan pelestarian alam terus dilakukan oleh komunitas petani yang tergabung dalam Tim Ngopi di wilayah Desa Sidomulyo, Jember Timur, lereng Gunung Gumitir. Pada Kamis malam, 5 Maret 2026, kelompok ini menerima kedatangan 400 bibit unggulan alpukat jenis Aligator yang akan ditanam secara bertahap di lahan perkebunan milik petani setempat.
Program tersebut merupakan inisiatif dari Mas Rony, yang dikenal sebagai mentor Tim Ngopi. Melalui pendampingannya, para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri berkomitmen mengembangkan pola tanam yang tidak hanya berfokus pada kopi, tetapi juga tanaman produktif lain yang dapat menunjang keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Bibit alpukat Aligator tersebut rencananya akan ditanam di sela-sela tanaman kopi. Selain berfungsi sebagai tanaman pelindung bagi kopi, alpukat juga diharapkan menjadi sumber tambahan penghasilan bagi para petani ketika sudah mulai berbuah.
Perwakilan Tim Ngopi Kelompok Tani Mandiri menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memanfaatkan potensi alam secara bijak dan berkelanjutan.
“Penanaman alpukat di sela tanaman kopi ini bukan hanya untuk pelindung tanaman, tetapi juga menjaga keseimbangan alam sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi petani,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan Sidomulyo di lereng Gunung Gumitir memiliki potensi besar untuk pengembangan berbagai tanaman produktif. Karena itu, Tim Ngopi ingin menjadikan wilayah tersebut sebagai percontohan bagi petani lain dalam mengelola lahan secara mandiri, produktif, dan ramah lingkungan.
Lebih lanjut, Tim Ngopi berharap program ini dapat mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, agar pengembangan pertanian terpadu di kawasan tersebut dapat terus berkelanjutan.
“Tim Ngopi tidak hanya bergerak di sektor kopi saja. Ke depan, kami juga akan mengembangkan berbagai jenis tanaman lain sebagai bentuk pemanfaatan alam secara maksimal untuk mendukung ketahanan pangan,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Tim Ngopi bersama Kelompok Tani Mandiri berharap dapat menunjukkan bahwa pengelolaan lahan yang tepat tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di daerah. (Amin)
