RADAR BLAMBANGAN.COM, | Kaimana – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1804/Kaimana di bawah jajaran Kodam XVIII/Kasuari tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik di daratan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kelestarian lingkungan laut, Jumat (06/03/2026), kegiatan TMMD nonfisik digelar melalui aksi transplantasi terumbu karang di wilayah perairan Kampung Namatota, Distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1804/Kaimana, Letkol Kav Sulistyo Nugroho, S.IP., M.IP., yang turun bersama personel TNI untuk melakukan penanaman kembali terumbu karang di sekitar Pulau Sanus. Aksi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap pelestarian ekosistem laut yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat pesisir.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan transplantasi terumbu karang turut didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kaimana, Jafar Werfete, S.Sos., M.M., serta Babinsa Kampung Namatota Pelda Udin Andy. Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya sinergi antara TNI dan pemerintah dalam menjaga kekayaan alam laut yang dimiliki Kabupaten Kaimana.
Pulau Sanus yang berada di kawasan Kampung Namatota dikenal memiliki potensi wisata bahari yang sangat menjanjikan. Keindahan bawah laut dengan beragam jenis terumbu karang dan biota laut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Namun, keberadaan ekosistem tersebut perlu dijaga agar tidak mengalami kerusakan yang dapat mengancam kelangsungan kehidupan laut.
Melalui kegiatan transplantasi terumbu karang ini, para personel TMMD bersama instansi terkait melakukan penanaman bibit karang pada media yang telah disiapkan di dasar laut. Metode ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan karang baru sekaligus memulihkan ekosistem yang mengalami kerusakan akibat faktor alam maupun aktivitas manusia.
Dandim 1804/Kaimana Letkol Kav Sulistyo Nugroho mengatakan bahwa kegiatan transplantasi terumbu karang dalam program TMMD merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap keberlanjutan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir dan laut. Menurutnya, menjaga terumbu karang berarti menjaga masa depan ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat setempat.
Ia menegaskan bahwa transplantasi terumbu karang bukan sekadar kegiatan menanam karang di dasar laut, tetapi merupakan upaya menjaga keseimbangan alam agar tetap lestari. Terumbu karang memiliki fungsi penting sebagai habitat berbagai jenis ikan dan biota laut, sekaligus menjadi benteng alami yang melindungi pantai dari abrasi.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kaimana, Jafar Werfete, juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam menjaga potensi wisata bahari di daerah tersebut. Menurutnya, upaya pelestarian terumbu karang sangat penting karena keindahan bawah laut Kaimana merupakan salah satu aset wisata yang harus dijaga bersama.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan laut. Dengan terumbu karang yang sehat, ekosistem laut akan tetap terjaga, populasi ikan meningkat, dan potensi wisata bahari di wilayah tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.
Melalui program TMMD ke-127, Kodim 1804/Kaimana terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik yang berdampak pada lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Aksi transplantasi terumbu karang di Pulau Sanus ini menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya terwujud dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi mendatang.
(Timo/TK)
