RADAR BLAMBANGAN.COM, | YOGYAKARTA – Sebuah gagasan unik sekaligus kontroversial muncul dari sebagian masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka mengusulkan agar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, diberikan pangkat kehormatan “Bintang Lima Bhayangkara Mahapatih Gajah Mada”.
Aspirasi tersebut disampaikan kepada Ketua Umum Fast Respon Counter Polri, Agus, untuk diteruskan kepada Kapolri, Listyo Sigit Prabowo. Menurut perwakilan masyarakat, usulan ini dilatarbelakangi oleh penilaian terhadap gaya kepemimpinan Presiden yang dinilai tegas, berani, dan berpihak pada rakyat.
“Mas Agus, tolong sampaikan ke Bapak Kapolri ide kami ini,” ujar salah satu warga Yogya, Senin (6/4/26).
Mereka bahkan menyebut sosok Presiden Prabowo memiliki kemiripan karakter dengan Gajah Mada, tokoh legendaris dari era Kerajaan Majapahit yang dikenal dengan sumpah Palapa dan perannya dalam mempersatukan Nusantara.
“Mirip sekali Mahapatih Gajah Mada dengan Presiden Prabowo. Kepemimpinannya tegas dan punya keberanian tinggi. Bahkan, kalau boleh berandai, seperti reinkarnasi,” tambahnya.
Meski demikian, usulan tersebut dipastikan masih sebatas aspirasi masyarakat dan belum memiliki landasan formal dalam sistem kepangkatan maupun penghargaan resmi di institusi Polri. Sejumlah pengamat menilai, pemberian gelar atau pangkat kehormatan harus melalui kajian mendalam serta mempertimbangkan aspek historis, hukum, dan kelembagaan agar tidak menimbulkan polemik di ruang publik.
Di sisi lain, fenomena ini mencerminkan tingginya ekspektasi sebagian masyarakat terhadap figur kepemimpinan nasional yang kuat dan berkarakter. Namun, apakah ide tersebut akan mendapat respons serius dari institusi terkait, masih menjadi tanda tanya.***
Tagar seperti #polriuntukmasyarakat dan #yogyakartaistimewa pun mulai ramai mengiringi perbincangan publik mengenai wacana ini di media sosial.
