RADAR BLAMBANGAN.COM, | TAKENGON – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah melakukan kunjungan silaturahmi ke Yayasan Budi Luhur Panti Asuhan Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah
Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian nyata lembaga legislatif terhadap kesejahteraan anak-anak yatim piatu dan operasional lembaga sosial di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah berdialog langsung dengan pengurus yayasan untuk menyerap aspirasi terkait kendala yang dihadapi panti asuhan, terutama mengenai legalitas lahan dan keberlanjutan fasilitas bagi anak asuh.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah Hamdan Dari Fraksi Nasdem itu menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan.
Penyerahan bantuan ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, yang dalam sambutannya menyatakan bahwa keberadaan panti asuhan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat
Politisi Partai NasDem Hamdan bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari fungsi pengawasan dan kepedulian sosial dewan terhadap lembaga kesejahteraan sosial di daerah.
Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di Panti Asuhan Budi Luhur mendapatkan perhatian yang layak, baik dari segi logistik maupun dukungan moral,” ujarnya Hamdan Guru Gama
Pihak Yayasan Budi Luhur menyambut baik kehadiran para wakil rakyat tersebut. Pengurus panti mengungkapkan bahwa dukungan dari DPRK sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan dan pemenuhan gizi 65 lebih anak asuh yang saat ini menetap di panti tersebut.
Selain menyalurkan bantuan, pertemuan ini juga menjadi wadah bagi pengurus yayasan untuk menyampaikan aspirasi terkait kendala anak anak panti asuhan Budi Luhur.
DPRK berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah agar panti asuhan memiliki landasan hukum yang kuat dalam menjalankan misi sosialnya.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mempererat hubungan antara pemerintah, lembaga legislatif, dan masyarakat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan perlindungan anak di wilayah Tanoh Gayo. Pungkasnya (**)
