RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi, – Kehadiran aparat teritorial memperkuat simbol persatuan antara TNI dan rakyat dalam malam syukur penuh khidmat di Pendopo Desa Sumberarum.
Malam itu, Pendopo Kantor Desa Sumberarum berubah menjadi lautan doa dan kekhusyukan. Di bawah cahaya yang hangat dan iringan lantunan istighosah, Serka Edy Mulyono Babinsa Desa Sumberarum dari jajaran Koramil 0825/20 Songgon mengambil tempat duduk di antara para tokoh desa, pengasuh pondok pesantren, dan ratusan warga yang berkumpul untuk satu tujuan: mensyukuri hari jadi Desa Sumberarum yang ke-29 Tahun 2026. Kehadirannya bukan sekadar seremonial itu adalah penegasan bahwa TNI dan rakyat adalah satu nafas.
Kegiatan yang berlangsung tertib, lancar, dan aman pada Jumat, 24 April 2026 pukul 19.00 WIB tersebut menghimpun segenap elemen masyarakat: Kepala Desa Supriyono, S.H. yang memberikan sambutan sarat harapan, Ketua BPD, Ketua LPMD, Pengurus PKK, BUMDES, Fatayat, hingga Pimpinan Perkebunan Bayu Kidul, Danton Linmas, para perintis desa, dan seluruh perangkat desa.
Malam kian bermakna tatkala Ustadz Anwar Sufi, pengasuh Pondok Pesantren Anwarudin, memimpin istighosah dan membawakan ceramah agama yang menggugah mengingatkan warga bahwa desa yang kuat lahir dari masyarakat yang bersatu dan beriman.
“Kehadiran Babinsa dalam momen seperti ini adalah wujud nyata dari fungsi teritorial membangun kedekatan, menjaga ketertiban, dan menunjukkan bahwa TNI selalu ada di tengah-tengah rakyat. Kami bangga Serka Edy Mulyono menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi. Semoga Desa Sumberarum semakin maju, rukun, dan berdaya di usia ke-29 ini.”
Kapten Kavaleri Andoko, Danramil 0825/20 Songgon
Rangkaian acara malam itu terbilang sederhana namun sarat makna: dibuka dengan resmi, diiringi lantunan lagu Indonesia Raya yang menggema di bawah langit Songgon, disambung sambutan Kepala Desa, kemudian puncaknya adalah istighosah dan ceramah agama yang dipimpin Ustadz Anwar Sufi, sebelum ditutup dengan doa bersama.
Dalam setiap momen, kehadiran Babinsa Koramil 0825/20 Songgon menjadi simbol tak terbantahkan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur melainkan tentang menjaga jiwa kebersamaan yang tak pernah padam.***
~Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Produktif,
#Bhirawaanoraga.
