RADAR BLAMBANGAN.COM, | Madiun, 18 Februari 2026 – Desas – desus yang beredar Terkait bantuan combien pada tahun 2023 yang seharusnya di terima oleh Kelompok Tani (Poktan) Tani Mulyo Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, H Gunawan menepis tentang rumor yang beredar, penjelasan Rumor itu di jawab H. Gunawan,”di saat bantuan combien dating saya sedang Haji,dan saya tidak tanda tangan penerimaan.
Penolakan yang dilakukan H Gunawan, Karena pihaknya tak sanggup mengelola. Selain karena tidak punya armada (truk pengangkut), H Gunawan juga merasa sudah banyak mengurus peralatan bantuan lainnya, seperti Empat traktor, sibel sawah yang selalu menyumbang PADes desa 800 ratus ribu setiap tahunnya, serta mengelola pupuk dan dana PUAP 100 juta yang sekarang telah berkembang menjadi 190 juta.
“Saya telpon PPL kecamatan wonoasri (bu titin) nama kelompok tani penerima bantuan combien itu namanya taruna tani”. jelas H Gunawan.
Namun, informasi yang berbeda disampaikan ketua gapoktan Tani Rejo (Abu Yasid), bahwa yang mengelola bantuan combien bukanlah kelompok tani Taruna tani.
“combien itu yang benar dikelola oleh kelompok tani mekar desa wonoasri, kalau sekarang pengen melihat ada di lapangan dekat wonoasri”. terang Abu yasid
Namun, pada awal tahun 2025, Dirinya justru akan di serahi mesin combien tersebut yang sudah kondisi bekas, tetapi H Gunawan menolak dan melimpahkan ke pihak kelompok tani lain yang juga di desa jatirejo.
Atas penjelasan H Gunawan dan Abu Yasid, Di himbau kepada semua anggota kelompok tani mulyo khususnya, dan warga masyarakat jatirejo pada umumnya agar dapat di mengerti.
H Gunawan berharap dengan penjelasannya melalui media online ini, tidak ada lagi prasangka dan praduka bahwa pihaknya menerima dan mengelola bantuan combien tersebut.
Hingga berita ini di tayangkan, kelompok tani yang dimaksud telah menerima dan mengelola bantuan combien tersebut belum berhasil di mintai keterangan.(team)
