RADAR BLAMBANGAN.COM, | Sumsel — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Suyudi Aria Seta menegaskan komitmen negara untuk menggempur habis jaringan peredaran narkoba yang kini telah merambah hingga ke pelosok desa. Ia mengungkapkan, narkoba tidak lagi hanya beredar di tempat hiburan malam atau wilayah perkotaan, tetapi sudah menyasar petani, buruh, hingga sopir truk.
Menurutnya, sebagian sopir truk nekat mengonsumsi narkoba dengan alasan agar tidak mengantuk saat berkendara. Praktik ini dinilai sangat berbahaya dan membuka ruang bagi berkembangnya “kantong-kantong” peredaran narkoba di jalur logistik dan wilayah pedesaan.
“Narkoba sekarang tidak terlihat, tapi wujudnya nyata. Ia menyerang saraf, merusak perilaku, dan menghancurkan masa depan generasi bangsa. Ini ancaman serius bagi calon-calon pemimpin negeri,” tegas Komjen Pol. Suyudi.
BNN menegaskan akan memperkuat penyelidikan hingga ke akar jaringan, termasuk memburu bandar-bandar besar yang menjadi pengendali peredaran. Sinergi dengan kepolisian daerah, termasuk melibatkan Kapolda di wilayah rawan, akan terus ditingkatkan untuk memastikan penindakan berjalan maksimal.
Komjen Pol. Suyudi juga menyerukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan, untuk tidak memberi ruang sedikit pun bagi narkoba. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu.
“Undang-undang tidak main-main. Siapa pun yang terlibat akan ditindak tegas. Negara hadir untuk melindungi generasi bangsa dari kehancuran akibat narkotika,” tandasnya.
BNN mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan indikasi peredaran narkoba di lingkungan masing-masing, sebagai bagian dari perang total melawan narkoba demi menyelamatkan masa depan bangsa.***
