RADAR BLAMBANGAN.COM, | MAGELANG – Pertemuan sederhana namun penuh makna terjadi di Magelang. Kapolsek Slumbung mengaku bangga bisa bertemu langsung dengan Agus Flores, sosok yang namanya disebut-sebut cukup dikenal luas, terutama karena keberaniannya menyuarakan aspirasi rakyat serta komitmennya membela institusi Polri.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi biasa. Ada rasa hormat dan apresiasi yang tersirat.
Kapolsek Slumbung AKP Suswanto, menilai Agus Flores sebagai figur yang memiliki karakter tegas, berani, dan konsisten dalam menyampaikan pandangan, khususnya ketika berbicara tentang penegakan hukum dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.
“Beliau dikenal sebagai pribadi yang berani, membela rakyat, dan memiliki kecintaan terhadap Polri,” ujar salah satu sumber dalam pertemuan tersebut.
Nama Agus Flores sendiri disebut tidak asing di sejumlah daerah, termasuk di Magelang.
Ia dikenal vokal dalam menyuarakan dukungan terhadap Kapolri, bahkan disebut siap membela hingga titik darah penghabisan. Sikap itu dinilai sebagai bentuk loyalitas sekaligus kecintaan terhadap institusi yang dianggapnya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sekjen Imam Rahmad dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberanian Agus Flores bukan sekadar retorika. Ia dinilai konsisten hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan, dan mendorong penyelesaian persoalan melalui jalur yang konstitusional.
“Keberanian harus dibarengi tanggung jawab. Dan itu yang kami lihat dari sosok Agus Flores,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum mempererat komunikasi antara tokoh masyarakat dan aparat kepolisian. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi institusi Polri, dukungan moral dari masyarakat dinilai menjadi energi positif untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan publik.
Humanisme dalam pertemuan itu terasa kuat. Tidak ada sekat jabatan maupun status. Yang ada hanyalah dialog, saling menghargai, dan semangat untuk bersama-sama menjaga keutuhan bangsa.
Silaturahmi tersebut pun diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih luas antara elemen masyarakat dan aparat penegak hukum, demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan berkeadilan.***
