RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial dan program pemberdayaan dengan total nilai sekitar Rp5,26 miliar kepada masyarakat Kabupaten Banyuwangi, Sabtu. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Kantor Kecamatan Glenmore.
Bantuan tersebut menyasar beragam kelompok rentan dan pelaku usaha kecil. Di antaranya Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) untuk 65 penerima, bantuan sosial PKH Plus bagi 866 warga, serta zakat produktif untuk 50 pelaku usaha ultramikro. Selain itu, disalurkan pula tali asih untuk Taruna Siaga Bencana (Tagana), dukungan program pemberdayaan BUMDes, Desa Berdaya, Program Jatim Puspa, hingga Bantuan Keuangan Desa.
Khofifah menegaskan, bantuan sosial seperti ASPD dan PKH Plus berfungsi sebagai “bantalan sosial” bagi masyarakat yang berada dalam kondisi rentan, khususnya penyandang disabilitas dan lanjut usia.
“Untuk asistensi sosial penyandang disabilitas dan lansia, sifatnya adalah bantalan sosial. Ini menjadi suntikan semangat sekaligus penguat daya tahan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, bantuan zakat produktif diarahkan untuk memperkuat pelaku usaha ultramikro agar tidak terjerat praktik rentenir maupun pinjaman daring ilegal. Menurutnya, akses permodalan yang aman dan terverifikasi menjadi kunci agar usaha kecil bisa tumbuh tanpa dibayangi beban bunga tinggi.
“Harapannya mereka tidak lagi tergoda pinjaman online yang tidak jelas legalitasnya, atau terpaksa meminjam pada rentenir,” kata Khofifah.
Program yang digulirkan Pemprov Jatim ini juga disebut sebagai wujud sinergi lintas pemerintahan, mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten. Skema penyaluran dilakukan bergiliran di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, sehingga pemerataan manfaat dapat dirasakan secara luas.
Di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, pendekatan yang memadukan perlindungan sosial dan pemberdayaan dinilai menjadi strategi penting. Bagi masyarakat rentan, bantuan menjadi penyangga kebutuhan dasar. Bagi pelaku usaha kecil, dukungan modal menjadi pintu untuk bertahan sekaligus berkembang.
Penyaluran di Glenmore menjadi bagian dari rangkaian upaya Pemprov Jatim memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus menggerakkan ekonomi akar rumput di Banyuwangi.***
