RADAR BLAMBANGAN.COM, | Bandung – Hubungan antara masyarakat dan Polri dinilai menunjukkan tren positif. Hal itu disebut tidak lepas dari keterlibatan sejumlah tokoh yang aktif menjembatani komunikasi publik dengan institusi kepolisian, salah satunya Agus Flores, yang dikenal sebagai tokoh alumni HMI 99 dan disebut terlibat langsung membantu memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat.
Dalam keterangannya di Polda Jawa Barat, Senin (20/4), Agus Flores menyampaikan bahwa banyak persoalan antara masyarakat dan Polri selama ini lebih disebabkan oleh miskomunikasi, bukan semata persoalan substansi hukum.
“Masyarakat dengan Polri hanya miskomunikasi, dan itu saya luruskan,” tegas Agus Flores.
Menurutnya, selama 90 hari terakhir dirinya terlibat menangani berbagai aduan masyarakat yang dikategorikan sebagai perkara berisiko tinggi atau Aduan Tipe A, termasuk persoalan tambang ilegal yang disebut selama ini dianggap kebal hukum karena diduga mendapat dukungan dari pihak-pihak berpengaruh.
Agus mengklaim, berbagai aduan masyarakat di wilayah Sulawesi dan Jawa telah berhasil diatensi dan dikawal penyelesaiannya. Langkah serupa, kata dia, akan dilanjutkan ke wilayah Sumatera pada pekan depan, khususnya di daerah-daerah yang selama ini dinilai sulit disentuh penegakan hukum.
Sejumlah aduan masyarakat yang dikawal Agus Flores disebut turut mendapat perhatian langsung dari Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sebagai bagian dari komitmen Polri dalam merespons laporan publik secara menyeluruh.
Di sisi lain, meningkatnya respons positif masyarakat terhadap Polri disebut tercermin dari capaian tingkat kepercayaan publik yang diklaim mencapai 92 persen. Kondisi itu dinilai menjadi indikator mulai tumbuhnya kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Kehadiran Agus Flores di tengah masyarakat juga disebut membawa misi memperkuat sinergi antara rakyat dan Polri, khususnya dalam menyelesaikan berbagai persoalan hukum dan sosial yang selama ini memicu ketegangan.
Dengan pola pendekatan komunikasi, penyelesaian aduan, dan penguatan jembatan antara publik dan aparat, upaya membangun citra positif Polri dinilai mulai menunjukkan hasil di tengah masyarakat.***
