RADAR BLAMBANGAN.COM, | Tabanan, – Pembekalan bagi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan tidak hanya berfokus pada pemahaman prosedur kerja, tetapi juga penguatan fisik dan mental, Jumat (24/04). Hal ini diwujudkan melalui pelatihan judo yang diikuti 11 orang CASN bekerja sama dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Judo Tabanan.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan Sumber Daya Manusia yang siap menghadapi dinamika tugas di lingkungan Pemasyarakatan. Melalui latihan bela diri, para CASN dibekali kemampuan dasar pertahanan diri sekaligus pengendalian situasi dalam kondisi tertentu.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa kesiapan petugas tidak cukup hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga harus didukung oleh ketahanan fisik dan mental. “Petugas Lapas dihadapkan pada situasi yang dinamis, sehingga diperlukan kesiapan yang menyeluruh. Selain memahami SOP, mereka juga harus memiliki kemampuan bela diri sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi potensi gangguan keamanan,” tegas Prawira.
Kalapas menambahkan, judo dipilih karena mengedepankan teknik, kontrol diri, serta kemampuan mengendalikan lawan tanpa harus mengandalkan kekuatan semata.
“Judo mengajarkan teknik penguncian, keseimbangan, serta pengendalian diri. Ini sangat relevan untuk mendukung tugas petugas Lapas, terutama dalam menghadapi situasi darurat dengan tetap mengedepankan profesionalitas,” lanjut Prawira.
Salah satu CASN, Wirna Permata, mengaku awalnya merasa gugup saat mengikuti pelatihan. Namun seiring berjalannya waktu, ia mulai merasakan manfaat dari latihan yang dijalani. “Awalnya saya merasa kurang yakin mengikuti latihan judo seperti ini. Tapi semakin sering berlatih, saya merasa kemampuan saya semakin terasah dan lebih percaya diri,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pengkab Judo Tabanan, I Kade Ardika Wiyasa, menilai pelatihan ini memiliki manfaat jangka panjang bagi para CASN. “Judo tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk mental disiplin dan kepercayaan diri. Teknik dasar seperti cara jatuh yang benar hingga pertahanan diri sangat penting untuk menunjang tugas mereka,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Lapas Tabanan menegaskan komitmennya dalam membentuk CASN yang tidak hanya cerdas secara pengetahuan, tetapi juga tangguh secara fisik dan mental, sehingga siap menjalankan tugas secara profesional di lingkungan Pemasyarakatan.
Kontributor: Humas Lapas Tabanan/Echa.
