RADAR BLAMBANGAN.COM, | Belawan – Upaya pemberantasan narkotika kembali digencarkan Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Hasil pengembangan kasus sebelumnya berujung pada penggerebekan dramatis di kawasan Lingkungan 14, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Rabu (29/4/2026) malam.
Dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB tersebut, petugas mengamankan tujuh orang yang berada dalam satu rumah. Dua di antaranya diduga kuat sebagai pengedar, yakni DA (19) dan CTA (25), sementara lima lainnya merupakan pengguna: RSS (16), SI (30), IMA (24), RA (42), dan RK (49).
Penggerebekan tidak berjalan mulus. Petugas sempat menghadapi perlawanan dari pihak keluarga saat hendak mengamankan para tersangka. Namun, situasi berhasil dikendalikan dan seluruh tersangka akhirnya diamankan tanpa korban.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti sabu dalam jumlah signifikan yang disembunyikan secara rapi di dalam rumah. Sebanyak 5 plastik klip besar berisi sabu dengan berat 103 gram ditemukan tersimpan di bawah kasur, disertai 10 plastik klip kecil dengan total berat 8,59 gram.
Selain itu, turut diamankan alat bantu konsumsi berupa pipet runcing, kotak plastik klip kosong, dompet, serta uang tunai Rp120.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi melalui Kasat Narkoba AKP A.R. Riza menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya membongkar jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.
“Kasus ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan sebelumnya. Kami terus menelusuri jaringan yang ada hingga akhirnya berhasil mengungkap lokasi ini,” ungkap AKP Riza.
Ia menambahkan, keberadaan para tersangka dalam satu lokasi mengindikasikan aktivitas peredaran sekaligus penyalahgunaan narkoba yang terorganisir.
“Seluruh tersangka berada dalam satu rumah saat penggerebekan. Ini menguatkan dugaan adanya aktivitas transaksi sekaligus penggunaan di lokasi tersebut,” jelasnya.
Saat ini, ketujuh tersangka telah diamankan di Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, termasuk pendalaman terhadap kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih besar.
Polisi memastikan tidak akan berhenti pada penangkapan ini. Pengembangan kasus terus dilakukan guna memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Belawan dan sekitarnya.
“Kami tegaskan, tidak ada ruang bagi pelaku narkoba. Penindakan akan terus kami lakukan hingga ke akar jaringannya,” tutup AKP Riza dengan tegas.***
