RADAR BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG – Layar monitor di Ruang Sekretariat Lapas Jombang tampak penuh dengan ribuan titik koneksi dari seluruh penjuru Indonesia. Bukan sekadar pertemuan rutin, jajaran Lapas Jombang hadir secara daring untuk mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026 yang dikomandoi langsung oleh Agus Andrianto selaku Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Selasa (05/05).
Kegiatan ini menjadi panggung penting bagi seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Kantor Wilayah (Kanwil) se-Indonesia untuk “adu data” dan menyamakan persepsi demi membawa kementerian baru ini terbang lebih tinggi.
Dalam arahannya Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan bahwa laporan kinerja bukan hanya tumpukan kertas atau angka-angka di atas meja. Beliau menuntut setiap jajaran di daerah untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Evaluasi triwulan pertama ini adalah cermin kejujuran kita dalam bekerja. Saya tidak ingin hanya melihat laporan yang hijau di atas kertas, tapi saya ingin masyarakat dan warga binaan benar-benar merasakan perubahan pelayanan kita,” tegas Menteri di hadapan ribuan peserta virtual.
Merespons arahan tersebut, Rino Soleh Sumitro selaku Kalapas Jombang memastikan bahwa jajarannya tidak hanya menjadi penonton dalam rapat daring tersebut. Setiap catatan penting dari Menteri langsung dicatat sebagai “PR” yang harus tuntas sebelum memasuki pertengahan tahun.
“Mendengar arahan Bapak Menteri secara langsung memberikan suntikan semangat bagi kami di Jombang. Kami siap melakukan akselerasi. Apa yang masih kurang di triwulan pertama akan kita perbaiki dengan kerja ekstra di triwulan kedua ini,” ujar Kalapas dengan optimis.
Pertemuan daring yang menghubungkan Sabang hingga Merauke ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh jajaran untuk menjaga marwah institusi dan mewujudkan Pemasyarakatan yang lebih maju, transparan, dan berwibawa.
(Mahmudah)
