RADAR BLAMBANGAN.COM, | Kota Mojokerto, 2 Juni 2026 – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menitipkan misi budaya kepada 20 finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto Tahun 2026 yang tengah mengikuti rangkaian kegiatan pra-karantina.
Para finalis diminta menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya dan sejarah Majapahit sekaligus menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap identitas daerahnya.
Pesan tersebut disampaikan wali kota yang akrab disapa Ning Ita saat memberikan pembekalan kepada para finalis di ruang Command Center, Balai Kota Mojokerto, Selasa (2/6).
“Kalian adalah duta wisata sekaligus agen yang mewakili puluhan ribu remaja Kota Mojokerto. Karena itu, kalian harus bisa mengajak teman-teman sebaya untuk lebih mengenal budaya bangsa Indonesia, khususnya budaya dan sejarah Majapahit yang menjadi identitas Kota Mojokerto,” tutur Ning Ita.
Menurutnya, generasi muda Kota Mojokerto harus memahami bahwa mereka merupakan bagian dari pewaris sejarah besar Majapahit. Kesadaran terhadap akar budaya tersebut menjadi modal penting untuk membangun karakter dan daya saing di tengah perkembangan zaman.
“Saya meyakini masyarakat Kota Mojokerto memiliki spirit Majapahit yang berdaya saing dan berkarakter. Kebanggaan terhadap sejarah itu harus diwujudkan dengan cara mengenal, menjaga, dan melestarikan budaya yang diwariskan para leluhur,” jelasnya.
Ning Ita menekankan bahwa tugas Gus dan Yuk adalah menjadi teladan bagi generasi muda Kota Mojokerto. Selain menjaga perilaku dan etika, mereka juga diharapkan mampu mempromosikan berbagai keunggulan daerah, mulai dari sejarah Majapahit, budaya lokal, hingga prestasi yang telah diraih Kota Mojokerto.
“Kemana pun kalian pergi, ceritakan kebanggaan kalian terhadap Kota Mojokerto dan Majapahit. Sampaikan bahwa kota ini memang kecil dari sisi wilayah, tetapi memiliki sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing,” pesannya.
Melalui pembekalan pra-karantina tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto berharap para finalis Gus dan Yuk 2026 tidak hanya memiliki wawasan kepariwisataan, tetapi juga menjadi generasi muda yang mampu menjaga warisan budaya, memperkuat identitas daerah, serta menjadi duta yang membanggakan bagi Kota Mojokerto.
*Kepala Dinas Kominfo Kota Mojokerto*
*Citra Mayangsari*
Mahmudah
