RADARBLAMBANGAN.COM, | JEMBRANA – Aspirasi yang disampaikan para sopir angkutan logistik lintas Jawa–Bali terkait kemacetan dan antrean panjang di jalur penyeberangan mendapat perhatian serius dari Polres Jembrana. Kepolisian memastikan berbagai masukan yang disampaikan para pengemudi akan menjadi bahan evaluasi bersama instansi terkait.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, termasuk menyampaikan perkembangan kondisi lalu lintas di kawasan Gilimanuk secara berkala. Informasi tersebut diperbarui setiap 12 jam, yakni pukul 09.00 WITA dan 21.00 WITA, agar para sopir dapat menyesuaikan waktu perjalanan.
Sebelumnya, sejumlah perwakilan sopir logistik dari berbagai organisasi mendatangi DPRD Kabupaten Jembrana untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Mereka mengeluhkan kemacetan dan antrean kendaraan yang kerap terjadi di Pelabuhan Gilimanuk maupun Pelabuhan Ketapang.
Selain persoalan kepadatan arus kendaraan, para sopir juga menyatakan keberatan terhadap rencana pemindahan layanan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng. Menurut mereka, kebijakan tersebut perlu dikaji secara menyeluruh dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap operasional distribusi barang.
Audiensi tersebut diterima oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Jembrana serta dihadiri sejumlah unsur terkait, termasuk jajaran Polres Jembrana dan instansi pemerintah lainnya. Pertemuan itu menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai masukan sekaligus mencari solusi bersama terhadap persoalan yang selama ini dihadapi para sopir logistik.
Polres Jembrana menegaskan akan terus menjalin koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar kelancaran distribusi logistik di jalur penyeberangan Jawa–Bali tetap terjaga, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban lalu lintas bagi seluruh pengguna jalan.***
