RADAR BLAMBANGAN.COM, | Polres Bangli — Kepedulian terhadap ketahanan pangan terus digelorakan hingga ke pelosok desa. Selasa, 2 Juni 2026, Satuan Polairud Polres Bangli terjun langsung ke Banjar Abang, Desa Abangsongan, Kecamatan Kintamani untuk mendukung program ketahanan pangan di lahan seluas 20 are pesisir Danau Batur.
Kegiatan dipimpin Aipda I Wayan Suparta selaku Ka Jaga I, bersama 2 personil Fokusnya sederhana tapi berdampak besar mengoptimalkan lahan pertanian yang ada dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Tujuannya jelas, wujudkan kemandirian pangan masyarakat, tingkatkan gizi keluarga, dan ringankan beban ekonomi warga.
Selain bekerja di lahan, personel juga mengedukasi masyarakat. Pesan utamanya jaga kelestarian lingkungan Danau Batur karena itulah sumber pangan berkelanjutan bagi anak cucu kita. Lahan tidur disulap jadi lahan produktif, kesadaran warga pun meningkat dari tingkat keluarga sampai masyarakat umum.
Ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah atau Polri. Kuncinya ada di tangan kita, para petani diantaranya Manfaatkan lahan yang ada Pekarangan, tegalan, bahkan lahan 20 are bisa jadi lumbung pangan keluarga dengan menanam cabai, sayur, jagung, atau apa pun yang sesuai kondisi tanah Danau Batur.
” Jaga lingkungan, jaga masa depan Air Danau Batur dan tanahnya adalah modal utama. Hindari pupuk berlebihan dan buang sampah sembarangan agar sumber pangan kita tetap lestari, ” Ucap Aipda I Wayan Suparta.
” Mulai dari keluarga Cukupkan pangan keluarga dulu, baru berbagi ke tetangga. Dari kebiasaan kecil itulah kemandirian nasional dibangun, ” Imbuhnya.
Dihubungi terpisah Kasat Polairud Polres Bangli AKP Ni Nyoman Padmawati menyampaikan bahwa, ” Hasil kegiatan Sat Polairud membuktikan satu hal kalau kita mau bergerak, tidak ada lahan yang sia-sia. Kebutuhan pangan bisa tercukupi, ekonomi keluarga lebih ringan, dan kita semua lebih tangguh menghadapi perubahan, ” terang AKP Ni Nyoman Padmawati.
” Mari warga petani Bangli, khususnya di pesisir Danau Batur, jadikan momentum ini awal semangat baru Tanam hari ini untuk panen esok. Dukung program ketahanan pangan karena pangan yang kuat berarti keluarga yang kuat, dan Bangli yang berdaya, ” Tutupnya.
(Echa)
