RADAR BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG – Lapas Jombang Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Timur menerima kunjungan istimewa dari puluhan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka studi ekskursi sekaligus implementasi salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian dan pembelajaran berbasis realitas sosial.
Kedatangan rombongan mahasiswa yang didampingi oleh Prof. Dr. Yusti Probowati R., Psi selaku Dosen Pembimbing Lapangan ini disambut hangat oleh Rino Soleh Sumitro selaku Kalapas Jombang beserta jajaran pejabat struktural. Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan di aula utama Lapas, di mana para mahasiswa diberikan pemaparan umum mengenai profil instansi, tata kelola sistem pemasyarakatan yang modern, serta berbagai program pembinaan yang berjalan di dalam Lapas.
Dalam kunjungan ini, para mahasiswa diajak untuk melihat langsung dinamika kehidupan dan program pembinaan kepribadian maupun kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Fokus utama para mahasiswa psikologi ini adalah mengamati bagaimana pendekatan psikologis diterapkan dalam proses reintegrasi sosial para warga binaan, sejalan dengan arah kebijakan baru Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang semakin humanis dan adaptif.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan mahasiswa dari Ubaya. Fokus Kami adalah memastikan proses pemasyarakatan berjalan optimal melalui pembinaan mental dan karakter. Pendekatan psikologis sangat krusial untuk membantu WBP memulihkan rasa percaya diri mereka,” ujar Rino Soleh Sumitro dalam sambutannya.
Suasana tampak hidup saat memasuki sesi diskusi interaktif. Para mahasiswa diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan warga binaan terkait psikologis yang sering dihadapi warga binaan seperti stres adaptasi, kecemasan menghadapi masa depan, hingga manajemen emosi.
Perwakilan dosen pembimbing dari Fakultas Psikologi Ubaya menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan cakrawala baru bagi para mahasiswa yang selama ini hanya mempelajari teori-teori psikologi forensik dan klinis di bangku perkuliahan.
Kegiatan kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cendera mata sebagai simbol jalinan silaturahmi akademik antara Lapas Jombang dan Universitas Surabaya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara dunia akademis dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat terus terjaga. Kontribusi pemikiran ilmiah dari mahasiswa psikologi diharapkan mampu melahirkan inovasi baru dalam program konseling dan pembinaan mental, demi mewujudkan warga binaan yang unggul dan siap berdampak positif saat kembali ke masyarakat. (Mahmudah)
