RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BONDOWOSO – Komitmen Kabupaten Bondowoso dalam mendukung program swasembada pangan nasional kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Hal itu ditandai dengan kunjungan kerja gabungan tiga kementerian yang menjadikan Bondowoso sebagai salah satu daerah percontohan pengembangan pertanian organik berbasis inovasi dan teknologi, Senin (20/7/2026).
Dalam agenda strategis tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk dukungan penuh Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif.
Kunjungan kerja yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.44 WIB itu dihadiri perwakilan Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bondowoso, akademisi Universitas Muhammadiyah Malang, Kejaksaan Negeri Bondowoso, Kodim 0822 Bondowoso, kepala OPD, camat, hingga kepala desa di Kecamatan Wonosari.
Rombongan memulai kegiatan di Pendopo Bupati Bondowoso dengan prosesi penyambutan dan ramah tamah. Selanjutnya, rombongan menuju lokasi tanam perdana untuk melaksanakan penanaman padi organik secara simbolis, dilanjutkan pelepasan truk pengiriman beras organik serta peninjauan fasilitas produksi sebagai bentuk kesiapan Bondowoso dalam mendukung penguatan sektor pertanian berbasis organik.
Puncak kegiatan berlangsung dalam forum sarasehan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan tari penyambutan, serta doa bersama. Momentum penting dalam kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai langkah memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan pertanian organik.
Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag. menyampaikan bahwa Bondowoso memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga swasembada pangan nasional. Menurutnya, pengembangan pertanian organik yang telah dirintis sejak 2013 bersama Universitas Muhammadiyah Malang kini berkembang hingga sekitar 250 hektare lahan dan akan terus diperluas untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Ir. Nazaruddin Malik, S.T., M.M. menjelaskan bahwa pengembangan pertanian di Bondowoso menerapkan metode PM AAS (Pertanian Modern Agricultural Advance System) agar lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Melalui kerja sama tersebut diharapkan beras organik Bondowoso mampu memperluas pasar hingga tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, S.Si., M.Si. menilai keberhasilan Bondowoso menjadi bukti nyata bahwa transformasi pertanian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi mampu meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia menuju visi Indonesia Emas.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. kepada awak media Masbhabinnews menegaskan bahwa Polri siap menjadi bagian dari setiap langkah pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan nasional. Polri tidak hanya hadir menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung seluruh program strategis pemerintah agar dapat berjalan optimal. Sinergi antara pemerintah, akademisi, petani, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Kami akan terus mengawal setiap program pembangunan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Kapolres.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Bondowoso melaksanakan pengamanan dan pengaturan secara maksimal sehingga seluruh rangkaian kunjungan kerja berjalan dengan tertib, kondusif, dan sesuai agenda yang telah direncanakan.
Kehadiran Kapolres Bondowoso bersama jajaran dalam agenda nasional tersebut menegaskan komitmen Polri sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mengawal setiap langkah pembangunan. Melalui sinergi yang semakin kuat, Polres Bondowoso optimistis cita cita mewujudkan swasembada pangan nasional berbasis pertanian organik dapat terwujud demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Indonesia. (Ims)
