RADAR-BLAMBANGAN.COM, | JAKARTA – Suasana berbeda terlihat di Lapas Kelas I Cipinang. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, lapas terbesar di ibu kota itu menggelar Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap) yang berlangsung meriah, Kamis (6/8).
Mengusung tema “Bermain dengan Hati, Junjung Tinggi Sportivitas, Tingkatkan Solidaritas, dan Kembangkan Kreativitas”, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di balik tembok pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga membangun karakter, disiplin, dan semangat kebersamaan para Warga Binaan.
Pembukaan Porsenap diawali dengan upacara resmi yang diikuti jajaran pejabat struktural, petugas, hingga Warga Binaan. Suara sirene yang dibunyikan menjadi penanda dimulainya berbagai pertandingan, mulai dari mini soccer, bulu tangkis, tenis meja, catur, tarik tambang, hingga beragam perlombaan yang melibatkan petugas dan Warga Binaan dalam suasana penuh antusias.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif sekaligus memperkuat mental dan kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Olahraga adalah bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan, membangun karakter, menumbuhkan solidaritas, dan mengajarkan sportivitas. Melalui Porsenap ini, kami ingin menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat sekaligus mempersiapkan Warga Binaan menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pembinaan, Bambang Setiawan, menyebut Porsenap menjadi bagian penting dari program pembinaan kepribadian. Menurutnya, kegiatan tersebut memberi ruang bagi Warga Binaan untuk menyalurkan bakat, mengembangkan potensi, sekaligus membangun sikap kompetitif yang sehat.
Atmosfer positif juga dirasakan para peserta. Salah seorang Warga Binaan berinisial AK mengaku bangga dapat ikut memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI melalui ajang olahraga dan seni tersebut.
“Kegiatan ini membuat kami semakin termotivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, belajar bekerja sama, serta menghargai lawan dalam setiap pertandingan,” ungkapnya.
Porsenap menjadi bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam membentuk karakter Warga Binaan sekaligus mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui semangat kemerdekaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas, menumbuhkan kreativitas, serta membekali Warga Binaan dengan nilai-nilai positif sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.(mh)
