RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BOJONEGORO – Sejarah baru kembali tercipta di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. AKBP Yenni Diarty, S.I.K., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Bojonegoro, Jawa Timur. Penunjukan tersebut menjadikan Yenni sebagai Polwan pertama yang memimpin Polres Bojonegoro sejak institusi itu berdiri.
Pengangkatan AKBP Yenni Diarty berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026. Ia menggantikan AKBP Afrian Satya Permadi yang sebelumnya menjabat Kapolres Bojonegoro sejak Juli 2025.
Lahir di Palembang pada 25 Juni 1980, AKBP Yenni Diarty dikenal sebagai sosok perwira menengah Polri yang memiliki rekam jejak cemerlang. Ketegasan, kedisiplinan, serta kepemimpinannya telah mengantarkan dirinya menorehkan berbagai prestasi sepanjang karier kepolisian.
Perjalanan karier Yenni bukanlah jalan yang instan. Ia mengawali pengabdian sebagai anggota Polri melalui jalur Bintara pada tahun 1998 dengan menempuh pendidikan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lebak Bulus, Jakarta. Saat lulus pada 1999, ia berhasil meraih Peringkat 1 Kemampuan Menembak, sehingga dipercaya menjadi instruktur menembak di lembaga pendidikan Polri.
Semangatnya untuk terus berkembang membawanya mengikuti seleksi Taruni Akpol jalur Bintara pada 2002. Setelah menjalani pendidikan selama dua setengah tahun, ia resmi dilantik sebagai perwira pertama berpangkat Ipda pada 2005.
Karier AKBP Yenni terus melesat. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Staf Spripim Kapolri, Kapolsek Seberang Ulu II Palembang, Wakapolres Banyuasin, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumsel, Kasat Lantas Polrestabes Palembang, hingga Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumsel.
Tak hanya itu, pada September 2025 ia juga dipercaya sebagai Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Sumatera Selatan, sebuah jabatan yang diberikan melalui mekanisme pemilihan oleh para Polwan. Kepercayaan tersebut menjadi bukti kuat atas kapasitas kepemimpinan dan dedikasinya dalam membina personel Polwan.
Di balik kesuksesannya, AKBP Yenni mendapat dukungan penuh dari sang suami, AKBP Andi Baso Rahman, yang kini menjabat sebagai Dosen Kepolisian Madya Tk. III di STIK Lemdiklat Polri.
Kini, dengan amanah sebagai Kapolres Bojonegoro, publik menaruh harapan besar kepada AKBP Yenni Diarty untuk membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Kehadiran Polwan pertama di pucuk pimpinan Polres Bojonegoro bukan sekadar mencatat sejarah, tetapi juga menjadi simbol bahwa prestasi, integritas, dan profesionalisme mampu membuka jalan bagi siapa pun untuk memimpin dan mengabdi kepada bangsa.(mh)
