RADAR-BLAMBANGAN.COM, | TANGERANG – Semangat kemerdekaan tak hanya diwujudkan melalui seremoni dan perayaan. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelorakan aksi nyata kepedulian sosial melalui kegiatan donor darah yang digelar bersamaan dengan Fun Walk di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas), Tangerang, Minggu (9/8/2026).
Bukan sekadar rangkaian peringatan kemerdekaan, aksi kemanusiaan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Adhayani Lubis, mengatakan kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk konkret semangat kepedulian sosial yang terus didorong Kemenimipas melalui 15 Program Aksi.
Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan para peserta dapat menjadi bagian penting dalam membantu menyelamatkan kehidupan masyarakat.
“Harapan kita dengan donor darah ini, pertama tentunya kita menjadi lebih sehat, kemudian menjadi lebih segar, dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat banyak yang membutuhkan donor darah kita ini,” ujar Adhayani.
Tak tanggung-tanggung, Kemenimipas memasang target hingga 1.000 kantong darah dalam kegiatan tersebut. Target besar itu diwujudkan melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Rumah Sakit Kanker Dharmais, dan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Kolaborasi lintas institusi tersebut menjadi langkah strategis untuk turut memperkuat ketersediaan stok darah sekaligus memperluas dampak sosial dari peringatan HUT ke-81 RI.
Adhayani menjelaskan, para pendonor berasal dari keluarga besar Kemenimipas, mulai dari pegawai, taruna, hingga masyarakat umum.
“Donor darah ini kerja sama dengan tiga UPD ya. UPD itu RS Dharmais, RSCM, dan PMI. Pendonor ini merupakan keluarga besar dari Kementerian Imigrasi Pemasyarakatan, para pegawai, masyarakat, dan taruna. Harapannya kami menargetkan 1.000 kantong,” jelasnya.
Aksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada simbol dan seremoni. Nilai perjuangan diterjemahkan menjadi aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di tengah momentum HUT ke-81 RI, Kemenimipas menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kepedulian, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memiliki manfaat nyata.
Darah yang didonorkan hari ini menjadi bagian dari harapan bagi mereka yang membutuhkan. Dari semangat kemerdekaan, Kemenimipas menyalakan kepedulian dan menghadirkan aksi nyata untuk kemanusiaan.(mh)
