RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI – Ketika kondisi jalan rusak menjadi keluhan masyarakat dan menghambat aktivitas sehari-hari, semangat gotong royong kembali menunjukkan kekuatannya. Forum Rogojampi Bersatu (FRB) bersama Laskar Bali Shanti Jet Lie Banyuwangi turun langsung ke lapangan menggelar aksi bakti sosial berupa perbaikan jalan rusak di Dusun Pancoran, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Senin (31/8/2026).
Aksi sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sejumlah elemen masyarakat terhadap kondisi infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga. Jalan di Dusun Pancoran sebelumnya mengalami kerusakan di sejumlah titik, dengan permukaan berlubang dan tidak rata yang berpotensi mengganggu kenyamanan maupun keselamatan pengguna jalan.
Kondisi jalan tersebut semakin dirasakan masyarakat ketika musim hujan tiba. Lubang-lubang yang ada membuat aktivitas warga terganggu, termasuk anak-anak yang berangkat sekolah hingga para petani yang harus melintas sambil membawa maupun mengangkut hasil panen.
Melihat kondisi tersebut, Forum Rogojampi Bersatu bersama Laskar Bali Shanti Jet Lie Banyuwangi memilih tidak tinggal diam.
Dengan semangat kebersamaan, para anggota organisasi, warga setempat, serta sejumlah pihak yang turut memberikan dukungan bahu-membahu melakukan perbaikan jalan. Mulai dari membersihkan permukaan jalan, menutup sejumlah lubang menggunakan material aspal dan batu pecah, hingga meratakan kembali bagian jalan yang rusak agar lebih aman dilalui masyarakat.
Humas Forum Rogojampi Bersatu, Opik, yang mewakili Ketua FRB, mengatakan bahwa kegiatan tersebut berawal dari keprihatinan bersama terhadap kondisi jalan yang menjadi akses penting masyarakat Dusun Pancoran.
“Kami melihat betapa sulitnya warga saat harus melewati jalan ini setiap hari. Sebagai wadah yang menghimpun berbagai elemen masyarakat, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu memperbaiki kondisi ini. Kegiatan bakti sosial ini adalah bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan gotong royong yang kami junjung tinggi,” ujarnya.
Menurut Opik, kegiatan tersebut bukan sekadar memperbaiki jalan, tetapi juga menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
Ia berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut dapat terus tumbuh dan menjadi kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, proses perbaikan jalan mendapat respons positif dari masyarakat Dusun Pancoran. Warga menyambut baik aksi sosial tersebut karena jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah mendapatkan penanganan sehingga lebih nyaman untuk dilalui.
Perwakilan tim Korlap Laskar Bali Shanti, Fani, mengaku bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan sosial bersama Forum Rogojampi Bersatu dan masyarakat setempat.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Jalan yang dulunya rusak parah sekarang sudah lebih nyaman dan aman untuk dilewati. Terima kasih kepada Forum Rogojampi Bersatu yang telah menginisiasi dan melaksanakan perbaikan jalan ini. Ini benar-benar membantu aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama anak-anak yang pergi ke sekolah dan para petani yang mengangkut hasil panen,” tegas Fani.
Aksi bakti sosial tersebut menjadi gambaran kuat bahwa kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan warga mampu menghasilkan manfaat langsung bagi lingkungan.
FRB dan Laskar Bali Shanti Jet Lie Banyuwangi pun membuktikan bahwa kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata. Ketika masyarakat membutuhkan, mereka memilih turun langsung, bergotong royong, dan ikut memperbaiki jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga.
Dari Dusun Pancoran, semangat kebersamaan kembali menggema: jalan boleh rusak, tetapi kepedulian dan gotong royong masyarakat Rogojampi tidak boleh ikut berlubang.
(team)
