RADARBLAMBANGAN.COM, | Tulungagung — Guna mengatasi dampak kekeringan pada musim kemarau saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung – Jawa Timur salurkan 15 ribu liter air bersih kepada 888 warga pada dua desa yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau tahun ini.
Merilis dari Antaranew.com, sekretaris BPBD Kabupaten Tulungagung Mohammad Fairuza Alhida di Tulungagung, Rabu (5/8/2026), mengatakan, distribusi air bersih dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan bantuan dari desa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
“Kami telah menerima permintaan droping air bersih akibat kekeringan pada musim kemarau,” katanya.
Dua desa yang terdampak yakni Kalidawe di Kecamatan Pucanglaban, dan Rejosari di Kecamatan Kalidawir.
Sebanyak 700 warga di Desa Kalidawe dan 188 warga di Desa Rejosari dilaporkan mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat menurunnya debit sumber air selama musim kemarau.
BPBD menyalurkan masing-masing 10 ribu liter air bersih ke Desa Kalidawe dan lima ribu liter ke Desa Rejosari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, BPBD juga menyerahkan empat unit tandon air berkapasitas 1.200 liter, masing-masing dua unit untuk setiap desa, guna mendukung penyimpanan air bersih yang didistribusikan.
Fairuza mengatakan BPBD terus memantau perkembangan musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun serta menyiapkan langkah antisipasi apabila jumlah wilayah terdampak kekeringan bertambah.
(BambangTrimono)
