RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Cagar Alam Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, masih menjadi perhatian serius. Hingga Jumat (4/9/2026) pukul 17.00 WIB, tiga titik api masih terpantau dari sebelumnya mencapai sekitar 30 titik.
Salah satu titik api bahkan telah mendekati Pos 3 jalur pendakian dan berjarak sekitar 1 kilometer dari Pos Paltuding, dengan kondisi api cukup besar. Menyikapi situasi tersebut, TNI Kodim 0825/Banyuwangi menyiagakan personel untuk membantu penanggulangan sekaligus mengantisipasi kemungkinan api menjalar ke kawasan Paltuding.
Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., turun langsung meninjau posko penanggulangan karhutla di Paltuding sekitar pukul 15.30 WIB. Didampingi Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, BBKSDA Jawa Timur, BPBD serta unsur Forkopimka Licin, Dandim memantau perkembangan titik api melalui CCTV dan melakukan koordinasi di posko.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim menegaskan kesiapan personel Kodim 0825/Banyuwangi membantu proses penanggulangan karhutla, termasuk menyiagakan personel di Paltuding. Menurutnya, kondisi medan yang sulit dijangkau dan angin kencang membuat penggunaan helikopter waterbombing menjadi salah satu opsi paling efektif untuk menjangkau titik api.
Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, Perhutani, Damkar, Tagana, Brimob, serta masyarakat dan relawan. Selain pengerahan personel, pemerintah daerah bersama unsur terkait tengah mengupayakan bantuan helikopter waterbombing, sementara masyarakat juga dilibatkan melalui kearifan lokal berupa doa bersama dan rencana sholat istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan.
Kodim 0825/Banyuwangi memastikan kesiapsiagaan personelnya tetap terjaga untuk membantu mencegah api meluas, khususnya di sekitar Pos Paltuding, sembari memperkuat pemantauan karena kondisi angin kencang masih berpotensi mempercepat penyebaran api.(mh)
