RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI — Sabtu, (19/92026). – Euforia Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia belum sepenuhnya meninggalkan Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Memasuki September 2026, denyut perayaan justru kembali terasa ketika masyarakat tumpah ruah mengikuti karnaval budaya yang berlangsung semarak.
Bukan sekadar arak-arakan, kegiatan tersebut menjadi panggung terbuka bagi warga untuk mempertontonkan kreativitas sekaligus memperkenalkan ragam seni dan budaya yang menjadi identitas Banyuwangi.
Berbagai unsur masyarakat ikut ambil bagian. Dengan kreasi masing-masing, warga menghadirkan suasana meriah yang menyatukan hiburan, budaya, dan semangat kebersamaan dalam satu rangkaian kegiatan.
Kemeriahan itu sekaligus memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan tidak harus berhenti ketika kalender berganti dari Agustus menuju September. Bagi masyarakat Tegalharjo, nilai kemerdekaan dapat terus dirawat melalui kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap budaya lokal.
Kepala Desa Tegalharjo, Andrik Tri Waluyo, turut memberikan dorongan kepada masyarakat agar kegiatan positif semacam ini terus menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan warga.
Semangat gotong royong, menurutnya, merupakan kekuatan penting dalam membangun desa. Karena itu, momentum kemerdekaan diharapkan tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa dan budaya daerah.
Budaya Lokal Jadi Panggung Generasi Muda
Karnaval tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk tampil dan berkreasi. Seni tradisional yang dikemas dalam suasana kekinian membuat kegiatan semakin menarik sekaligus membuka ruang bagi anak-anak muda untuk mengenal lebih dekat warisan budaya daerah.
Pesan yang muncul pun cukup kuat: menjaga budaya bukan hanya tugas pelaku seni, melainkan tanggung jawab bersama agar tradisi Banyuwangi tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Di sisi lain, kelancaran kegiatan tidak lepas dari dukungan aparat keamanan. Personel Polsek Glenmore bersama Koramil Glenmore ikut melakukan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif.
Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan, S.H., M.H., bersama Danramil Glenmore Kapten Kav Mathori, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat tersebut.
Sinergi juga diperkuat oleh Pemerintah Kecamatan Glenmore. Camat Glenmore Eko Yulianto, S.STP., M.Si., memberikan dukungan terhadap kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas tersebut.
Kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi gambaran bahwa sebuah kegiatan warga dapat berjalan meriah sekaligus tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban.
Karnaval Tegalharjo akhirnya bukan hanya meninggalkan kemeriahan di sepanjang rute yang dilalui. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menghadirkan pesan bahwa kemerdekaan dapat dirayakan melalui cara yang sederhana namun bermakna: bersatu, bergotong royong, menjaga budaya, dan membangun desa bersama-sama.***
