RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Aktivis pemerhati lingkungan Banyuwangi, Amir Mak’ruf Khan, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum terkait dugaan kasus korupsi dan praktik jual beli jabatan yang diduga melibatkan oknum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Senin (26/1/2026).
Menurut Amir, proses persidangan yang tengah berjalan mulai menunjukkan titik terang. Ia menyambut baik sikap Pengadilan Negeri Banyuwangi yang membuka ruang pembuktian secara terbuka dengan memaparkan data dan fakta secara transparan agar kebenaran dapat diketahui publik.
“Transparansi dan objektivitas persidangan menjadi kunci utama dalam menegakkan keadilan. Kami berharap tidak ada intervensi dalam proses hukum, sehingga seluruh rangkaian pembuktian dapat berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan,” ujar Amir.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Apdilah bersama rekan-rekan pengacara yang dinilainya telah berjuang secara konsisten melalui jalur hukum. Amir menilai upaya tersebut merupakan bagian dari perjuangan untuk menegakkan keadilan sekaligus mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan daerah.
Amir menyatakan kesiapan dirinya bersama jajaran aktivis lingkungan serta simpatisan masyarakat untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas, selama dugaan pelaku korupsi dan praktik jual beli jabatan belum sepenuhnya terungkap.
Selain itu, Amir menegaskan akan terus menggaungkan gerakan “2026 Ganti Bupati” sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan kepemimpinan daerah yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Di akhir pernyataannya, Amir mengajak seluruh elemen masyarakat Banyuwangi untuk tidak apatis dan berani bersuara. Menurutnya, pengawalan proses hukum serta gaung “2026 Ganti Bupati” merupakan bagian dari perjuangan demokratis demi terwujudnya Banyuwangi yang lebih adil, transparan, dan berpihak kepada rakyat.***
