RADAR BLAMBANGAN.COM, | ACEH – Gelombang dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah koordinasi Presiden Republik Indonesia terus menguat di Bumi Serambi Mekkah.
Sejumlah aktivis muda, organisasi kepemudaan, hingga akademisi di Aceh menilai posisi ini krusial untuk menjaga profesionalisme institusi dari intervensi politik sektoral.
Rizki Maulizar Aktivis Muda Aceh menyatakan bahwa menempatkan Polri langsung di bawah Presiden merupakan wujud nyata amanat reformasi yang harus dipertahankan.
Menurutnya, langkah ini penting untuk menghindari birokrasi yang panjang serta potensi politisasi institusi jika berada di bawah kementerian.
Posisi Polri di bawah Presiden sudah sangat tepat untuk menjamin keamanan nasional secara efektif, terutama di daerah yang memiliki kekhususan seperti Aceh,” ujar Rizki Maulizar aktivis muda dalam sebuah pernyataan sikap.
Kata Rizki keberadaan Polri di bawah Presiden adalah amanah konstitusi yang menjamin stabilitas pembangunan.
Ia Juga berharap Pemerintahan Presiden Prabowo terus memperkuat profesionalisme Polri sebagai “Polisi Rakyat” dan menolak wacana pengalihan institusi ke bawah kementerian yang dinilai dapat melemahkan efektivitas penegakan hukum.
Dengan Di bahwa garis komando langsung dari Presiden membuat Polri lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat di daerah.(**)
