RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta, – Penilaian terhadap kinerja Polri jangan sampai terpengaruh taktik adu domba di media sosial. Penilaian yang benar haruslah berdasarkan kajian dari peneliti yang memiliki hak legal standing, yang mana membuktikan kinerja Polri terus membaik.
Hal ini disampaikan langsung oleh Agus Flores, Ketua Umum Fast Respon Nusantara. Menurutnya, keributan yang terlihat di dunia maya hanya datang dari kelompok akun palsu yang ingin menjatuhkan Kapolri. Kelompok ini bisa berasal dari oknum internal maupun kelompok buzzer sayap kiri.
Bukti nyata rakyat mencintai Polri sudah terlihat jelas: selama 4 tahun berturut-turut, saya telah melaksanakan sosialisasi kepolisian 4 kali, dan masyarakat selalu datang padat serta mengikuti arahan dengan baik.
Semua kegiatan ini saya lakukan langsung turun ke lapangan. Karena saya yakin, semangat dan dukungan rakyat yang besar ini tidak akan pernah muat jika hanya dikurung di dalam gedung.(mh)
