RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI, – Alumni SMEA PGRI Banyuwangi Angkatan 92 menggelar kegiatan peringatan Hari Lahir Nabi Muhammad SAW sebagai momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan dihadiri oleh para alumni bersama keluarga. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para alumni untuk kembali membangun kebersamaan setelah sekian lama menjalani kehidupan dan kesibukan masing-masing.
Dalam tauziyahnya, Ustaz H. Mukarom mengajak seluruh alumni untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperkuat iman, memperbanyak amal kebaikan, serta menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebermaknaan peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui sikap saling mengasihi, membantu sesama, menjaga persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan. Nilai-nilai tersebut kemudian diwujudkan melalui kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta pembagian telur kepada masyarakat di jalan.
Ketua Alumni Angkatan 92, Moh. Hadi, mendorong agar kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Baginya, kegiatan keagamaan dan sosial bukan hanya menjadi sarana berbagi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang penting untuk menjaga komunikasi dan memperkuat silaturahmi antaralumni. Setelah bertahun-tahun berpisah dan menempuh jalan kehidupan masing-masing, kegiatan bersama seperti ini menjadi pengingat bahwa ikatan persahabatan yang dibangun sejak bangku sekolah tetap memiliki nilai yang penting untuk dirawat dan dikembangkan.
Menariknya, kegiatan tersebut juga dihadiri keluarga alumni non-Muslim yang diwakili oleh akademisi Herman Sjahthi, S.H., M.Pd., CBC. Kehadiran tersebut menjadi gambaran bahwa persaudaraan yang dibangun sejak masa sekolah dapat melampaui perbedaan latar belakang agama. Silaturahmi, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap keyakinan masing-masing menjadi nilai bersama yang dapat memperkuat persaudaraan. Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW pun menjadi ruang untuk merawat kebersamaan, toleransi, dan semangat kemanusiaan di antara keluarga besar Alumni SMEA PGRI Banyuwangi Angkatan 92.
HS.
