RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Sinergitas TNI dan pemerintah desa kembali menunjukkan taringnya. Rabu (09/09/2026), bertempat di Makoramil 0825-12/Rogojampi, Babinsa Desa Bayu Koramil 0825/20 Songgon, Kopka Zarkoni, turun langsung mengawal proses penerimaan sarana dan prasarana Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Bayu, Kecamatan Songgon.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini bukan sekadar seremoni serah terima barang, melainkan bukti konkret bahwa aparat teritorial tak pernah lepas mengawal setiap program strategis yang menyentuh langsung perekonomian masyarakat desa.
Dalam kegiatan tersebut, dua unit kendaraan roda tiga merek Kaisar 200 cc resmi diserahkan sebagai armada operasional koperasi, dilengkapi kelengkapan pendukung berupa enam botol oli, dua set toolkit, dua buah helm, dua set dongkrak, hingga buku servis kendaraan.
Kehadiran armada ini diproyeksikan menjadi tulang punggung mobilitas distribusi kebutuhan pokok dan hasil usaha KDKMP Bayu, sekaligus mempercepat roda perekonomian warga di tingkat akar rumput.
Menanggapi kegiatan ini, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap tahapan program KDKMP bukan tanpa alasan. “Babinsa adalah mata dan telinga TNI di tengah masyarakat.
Pengawalan sarana dan prasarana KDKMP ini adalah bentuk komitmen kami agar bantuan yang diberikan negara benar-benar sampai, tepat sasaran, dan termanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Desa Bayu,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa sinergi antara Babinsa, perangkat desa, dan pengurus koperasi harus terus dirawat demi mewujudkan kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Bayu, Bapak Panoto, serta Ketua KDKMP Bayu, M. Khoirul, yang menyambut baik dukungan penuh dari jajaran Koramil 0825/20 Songgon. Hingga kegiatan usai, seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti.
Langkah nyata ini sekali lagi mempertegas peran Babinsa bukan hanya sebagai aparat keamanan wilayah, tetapi juga mitra strategis pembangunan ekonomi desa menuju kesejahteraan masyarakat Songgon yang lebih mandiri.(mh)
