RADAR-BLAMBANGAN.COM, | JAKARTA – Komitmen memperkuat penanganan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan kesehatan terus dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Langkah tersebut ditandai dengan diterimanya audiensi Dewan Pengawas Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu menjadi ajang penjajakan kerja sama strategis antara BNN RI dan RS PON Mahar Mardjono. Dewan Pengawas RS PON yang juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Kementerian Kesehatan menyampaikan berbagai gagasan untuk memperkuat kolaborasi di bidang layanan kesehatan, rehabilitasi, serta peningkatan kualitas penanganan korban penyalahgunaan narkotika.
Kepala BNN RI menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun sistem penanggulangan narkoba yang lebih komprehensif, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga didukung layanan medis, rehabilitasi, serta penguatan aspek pencegahan.
Kolaborasi antara BNN RI dengan RS PON Mahar Mardjono diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi penyalahguna narkotika yang membutuhkan penanganan medis dan rehabilitasi secara terpadu.
Melalui audiensi ini, kedua belah pihak menunjukkan komitmen untuk mempererat koordinasi dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam mendukung program nasional pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.***
