RADAR BLAMBANGAN.COM, | Tulungagung – Dugaan keracunan makanan menimpa belasan siswa TK Dharma Wanita di wilayah Jatimulyo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Senin (18/5/2026). Insiden tersebut diduga dipicu konsumsi ayam basi dan bahan baku yang sudah tidak layak konsumsi dalam program SPPG Jabon Jatimulyo.
Informasi yang beredar menyebutkan sedikitnya 14 siswa mengalami keluhan setelah menyantap makanan yang diduga berasal dari bahan baku ayam dalam kondisi tidak segar. Dokumentasi berupa foto dan video bahan makanan pun mulai beredar luas dan menjadi perhatian masyarakat.
Dalam laporan yang disampaikan kepada pihak terkait, disebutkan bahwa bahan baku ayam diduga dikirim oleh tim KADIN Tulungagung meski kondisinya dianggap sudah tidak layak konsumsi. Namun bahan tersebut tetap diolah dan disajikan kepada para siswa.
Kasus ini memicu sorotan tajam terhadap pengelolaan SPPG Jatimulyo Kauman Tulungagung yang disebut berada di bawah pengelolaan Ketua KADIN Tulungagung. Sejumlah pihak juga menilai adanya dugaan pembiaran oleh oknum terkait di tingkat wilayah dan kecamatan.
Masyarakat dan pemantau program meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas bahan makanan, proses distribusi, hingga pihak yang bertanggung jawab atas dugaan kelalaian tersebut.
“Program makan bergizi untuk anak tidak boleh dijadikan ajang permainan. Keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas utama. Jika terbukti lalai, pihak terkait wajib ditindak tegas,” ujar salah satu pemantau program.
Warga berharap pemerintah pusat maupun daerah segera melakukan evaluasi total agar program yang menjadi harapan masyarakat itu benar-benar berjalan sesuai standar kesehatan dan tidak membahayakan anak-anak.***
