RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANDA ACEH – Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh putra Aceh di tingkat nasional. Fathir Hidayadi, anak binaan Dinas Sosial Aceh, berhasil meraih Juara III Cabang Murattal Al-Qur’an pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Dakwah Disabilitas Tingkat Nasional 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan pada malam puncak Milad Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) ke-48 yang dirangkaikan dengan penutupan MTQ dan Lomba Dakwah Disabilitas Tingkat Nasional. Dalam momen tersebut, para juara menerima trofi serta hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Keberhasilan Fathir menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional melalui semangat, ketekunan, dan pembinaan yang berkelanjutan.
Sebelumnya, Fathir merupakan satu-satunya wakil Aceh pada cabang Murattal Al-Qur’an setelah menjalani pembinaan intensif di bawah UPTD Panti Sosial Disabilitas Meujroh Meukarya Dinas Sosial Aceh.
Prestasi ini juga menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Aceh, khususnya Dinas Sosial Aceh, yang terus mendorong pengembangan potensi penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama dalam meraih prestasi di berbagai bidang.
Keberhasilan Fathir diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya penyandang disabilitas, untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki serta membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mencapai prestasi terbaik.
Dengan raihan Juara III tingkat nasional ini, Fathir telah mengharumkan nama Aceh sekaligus memperlihatkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an, kerja keras, dan semangat pantang menyerah mampu membawa seseorang menuju panggung prestasi di tingkat nasional.
Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan prestasi yang diraih Fathir Hidayadi pada ajang MTQ dan Dakwah Disabilitas Tingkat Nasional 2026.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Fathir selama menjalani proses pembinaan.
ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi penyandang disabilitas lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan percaya diri dalam meraih prestasi di berbagai bidang, sekaligus mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional.***
