RADARBLAMBANGAN.COM, | Semarang – Forum Era Adil Warung Paralegal Indonesia (FERADI WPI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum melalui sinergi dengan dunia pendidikan. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran jajaran pengurus Organisasi Advokat FERADI WPI dalam kegiatan silaturahmi dan pemaparan organisasi di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Litigasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD FERADI WPI DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI, Harriani Bianca Daryana, menyampaikan sambutan di hadapan Ketua STIH Litigasi Dr. H. Mashudi, Bc.IP., M.AP., Muh. Hojaran Pulungan, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran civitas akademika.
Dalam pemaparannya, Harriani Bianca Daryana memperkenalkan FERADI WPI sebagai organisasi yang mewadahi advokat l yang berkomitmen memberikan edukasi hukum kepada masyarakat serta pelayanan bantuan hukum secara cuma-cuma (pro bono) bagi masyarakat yang membutuhkan serta mengadakan PKPA UPA dan Penyumpahan Advokat di Pengadilan Tinggi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas terjalinnya komunikasi yang baik antara FERADI WPI dan STIH Litigasi sehingga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam mencetak calon advokat yang memiliki kompetensi, integritas, etika profesi, dan kemampuan berpikir kritis.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan hukum di Indonesia serta menciptakan generasi penegak hukum yang profesional dan berkeadilan.
Acara ditutup dengan pantun yang disampaikan Harriani Bianca Daryana sebagai simbol semangat kebersamaan:
“Banyak bunga yang harum,
Ada di pot bukan di taman.
FERADI WPI dan STIH Litigasi,
Bersatu untuk keadilan.”
Sementara itu, Ketua Umum FERADI WPI sekaligus Pimpinan Firma Hukum Subur Jaya dan Rekan, Adv. Donny Andretti, S.H., S.KOM., M.KOM., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.
“Kami menyambut baik terjalinnya sinergi antara FERADI WPI dengan STIH Litigasi. Dunia pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk advokat yang profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi etika profesi melalui Pendidikan Khusus Profesi Advokat ( PKPA ) yang akan dilanjut dengan Ujian Profesi Advokat ( UPA ), Magang di Firma Hukum Subur Jaya dan Rekan, lalu Penyumpahan Advokat di Pengadilan Tinggi seluruh Indonesia, FERADI WPI akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memberikan pembekalan praktik hukum, pendidikan profesi, serta pengabdian kepada masyarakat melalui bantuan hukum pro bono.”
Beliau juga menegaskan bahwa FERADI WPI tidak hanya berorientasi pada pengembangan profesi advokat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mencetak insan hukum yang mampu menjadi pelindung hak-hak masyarakat dan menjaga tegaknya supremasi hukum di Indonesia.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi awal lahirnya berbagai program pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi dunia hukum Indonesia. Bersama STIH Litigasi, kami optimistis dapat mencetak generasi advokat yang unggul, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan penegakan hukum di masa depan,” tutup Adv. Donny Andretti.
FERADI WPI menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi strategis dengan institusi pendidikan tinggi hukum sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas profesi advokat dan memperkuat akses keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Penulis : David Tatto.
