RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, menegaskan kepada seluruh personel yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa agar mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas di lapangan. Para demonstran diminta diperlakukan sebagai bagian dari keluarga bangsa yang memiliki hak menyampaikan aspirasi secara damai.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kesabaran dan profesionalisme bagi seluruh personel gabungan TNI-Polri yang diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi. Sebanyak 6.088 personel gabungan disiagakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Kekuatan pengamanan tersebut terdiri dari 500 personel TNI, 1.000 personel Korbrimob, 200 personel BKO Korsabhara, 3.802 personel Polda Metro Jaya, serta 586 personel dari jajaran Polres Metro.
Selain mengedepankan sikap humanis, Kapolda juga mengingatkan seluruh anggotanya agar tidak mudah terpancing emosi saat menghadapi dinamika massa di lapangan. Pengamanan difokuskan di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Gedung DPR/MPR RI, Patung Kuda, hingga wilayah Cikini.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan aksi penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjaga hak masyarakat dalam menyuarakan aspirasi sesuai ketentuan yang berlaku.(mh)
