RADAR BLAMBANGAN.COM, | Palembang, – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, menerima audiensi jajaran pimpinan PLN UID S2JB di Ruang Delegasi Gedung Presisi Polda Sumsel, Jumat (27/3). Pertemuan strategis ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) sekaligus urat nadi ekonomi di “Bumi Sriwijaya”.
Dalam pertemuan tersebut, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, memaparkan bahwa kondisi kelistrikan di Sumatera Selatan saat ini mengalami surplus daya. Kondisi ini dinilai sebagai peluang besar untuk menarik investasi baru dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Kapolda menegaskan menegaskan bahwa stabilitas energi adalah kunci utama pembangunan. Ia menyatakan bahwa Polri siap mendukung penuh pengamanan infrastruktur kelistrikan, mulai dari pembangkit hingga jaringan transmisi, guna memastikan aktivitas masyarakat dan operasional kepolisian berjalan tanpa hambatan.
“Tidak ada instansi yang bisa bekerja sendiri. Sinergi antara Polda Sumsel dan PLN adalah representasi kehadiran negara untuk memberikan pelayanan terbaik. Pasokan listrik yang stabil sangat mendukung keamanan dan daya tarik investasi di Sumsel sebagai Lumbung Energi,” ujar Kapolda.
Secara khusus, Kapolda mengapresiasi kontribusi PLN dalam menjaga keandalan listrik selama masa Operasi Ketupat Musi 2026, terutama di jalur tol dan rest area yang menjadi titik krusial arus mudik Lebaran. Kedepannya, kedua pihak sepakat meningkatkan mitigasi risiko melalui patroli bersama dan pengamanan Proyek Strategis Nasional, seperti Jalan Tol Trans Sumatera dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api.
Secara khusus, Kapolda mengapresiasi kontribusi PLN dalam menjaga keandalan listrik selama masa Operasi Ketupat Musi 2026, terutama di jalur tol dan rest area yang menjadi titik krusial arus mudik Lebaran. Kedepannya, kedua pihak sepakat meningkatkan mitigasi risiko melalui patroli bersama dan pengamanan Proyek Strategis Nasional, seperti Jalan Tol Trans Sumatera dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api.
Audiensi ini merupakan implementasi nyata dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Kapolri dan Dirut PLN yang mencakup pendampingan pengamanan, pertukaran data, hingga penegakan hukum.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret demi stabilitas keamanan dan keberlanjutan pembangunan di wilayah Sumatera Selatan.
“Sinergi ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah konkret dalam memastikan stabilitas keamanan dan keberlanjutan pembangunan di Sumatera Selatan,” ujarnya.***
