RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI – Minggu malam, (13/9/26), – Jalur menuju Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, kembali menghadapi kepadatan kendaraan yang cukup panjang. Arus kendaraan dari arah Situbondo menuju Ketapang membludak, dengan antrean terjadi di jalur utara maupun selatan menuju akses penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.
Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju pelabuhan penyeberangan semakin tersendat. Kepadatan bahkan dilaporkan mencapai kawasan Terminal Kapuran hingga mendekati Watudodol.
Situasi ini langsung menjadi perhatian jajaran Polresta Banyuwangi bersama KP3 Ketapang. Petugas turun melakukan pengaturan sekaligus rekayasa lalu lintas guna mencegah antrean kendaraan semakin panjang.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengalihkan sebagian arus kendaraan dari jalur utara menuju jalan lingkar. Rekayasa tersebut diterapkan untuk memecah konsentrasi kendaraan yang terus bergerak menuju Pelabuhan ASDP Ketapang.
Namun, kepadatan masih terlihat pada sejumlah ruas. Arus dari kawasan KP3 menuju Ketapang juga telah mengalami penumpukan kendaraan.
Meski demikian, petugas Polresta Banyuwangi bersama KP3 terus berupaya mengendalikan situasi di lapangan. Pengalihan arus dari jalur utara menuju jalan lingkar dilakukan agar beban kendaraan tidak seluruhnya bertumpu pada jalur utama menuju pelabuhan.
Antrean panjang ini kembali menjadi alarm tingginya beban lalu lintas menuju Ketapang. Dengan kendaraan yang terus berdatangan dari arah Situbondo, rekayasa lalu lintas menjadi langkah penting agar kepadatan tidak semakin melebar.
Petugas pun terus melakukan pemantauan dan pengaturan arus di sejumlah titik strategis. Kendaraan diarahkan melalui jalur alternatif dengan harapan antrean dapat segera terurai dan akses menuju Pelabuhan ASDP Ketapang kembali bergerak normal.
Pantura kembali padat, Ketapang kembali diuji. Di tengah membeludaknya kendaraan, Polresta Banyuwangi dan KP3 bergerak melakukan rekayasa agar jalur menuju penyeberangan tidak benar-benar “terkunci”.(Jok)
