RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI – Misteri hilangnya seorang lansia selama beberapa hari akhirnya berujung duka. Karim (76), warga Dusun Macanputih Utara, Desa Macanputih, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran sungai wilayah Dusun Ancar, Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Jasad Karim pertama kali ditemukan YS (64), warga Dusun Ancar, ketika sedang mencari rumput di sekitar sungai. Sontak, temuan tersebut menggemparkan warga setempat. YS kemudian melaporkan penemuan itu kepada perangkat desa yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Kabat.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Kabat AKP Badrodin Hidayat, S.H. bersama personelnya langsung bergerak menuju lokasi. Petugas melakukan pengamanan TKP, pemeriksaan awal dan proses evakuasi korban.
Tim Inafis Satreskrim Polresta Banyuwangi bersama tenaga medis Puskesmas Kabat juga diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban.
Lima Hari Menghilang, Berakhir di Aliran Sungai
Sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Karim diketahui tidak pulang ke rumah sejak Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Keluarga yang mulai khawatir kemudian meminta bantuan warga, perangkat desa serta Bhabinkamtibmas Desa Macanputih untuk melakukan pencarian. Dari keterangan keluarga, Karim diketahui mengalami demensia atau pikun sejak sekitar tujuh tahun terakhir.
Pencarian tersebut akhirnya menemukan titik terang, namun dengan kabar yang memilukan. Karim ditemukan telah meninggal dunia di aliran sungai yang kondisi medan di sekitarnya cukup curam dan dipenuhi bebatuan licin.
Hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis dan tenaga medis sementara tidak menemukan luka yang mengarah pada dugaan kekerasan maupun tindak pidana. Jasad korban juga telah mengalami perubahan fisik, seperti tubuh menggelembung, perubahan warna kulit hingga sebagian kulit mulai mengelupas.
Berdasarkan keterangan para saksi dan kondisi lokasi, polisi menduga korban terpeleset atau terperosok ketika berada di sekitar sungai, kemudian masuk ke aliran air dan tenggelam.
Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari empat hari sebelum akhirnya ditemukan.
Keluarga Tolak Autopsi
Untuk memastikan penyebab kematian secara medis, autopsi sebenarnya diperlukan. Namun, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi.
Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi dari pihak keluarga.
Setelah proses pemeriksaan dan olah TKP selesai, jenazah Karim kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Kepolisian juga terus mengumpulkan keterangan para saksi serta berkoordinasi dengan perangkat Desa Gombolirang dan Desa Macanputih guna memastikan seluruh rangkaian penanganan kejadian berjalan sesuai prosedur.
Kapolsek Kabat AKP Badrodin Hidayat mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang sudah lanjut usia, terutama mereka yang mengalami gangguan daya ingat atau demensia.
“Apabila anggota keluarga lansia meninggalkan rumah dan tidak kunjung kembali, segera laporkan kepada perangkat desa maupun pihak kepolisian agar dapat dilakukan pencarian secepatnya,” demikian imbauan kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap lansia, khususnya yang mengalami gangguan daya ingat, sangat penting. Kewaspadaan keluarga dan kecepatan pelaporan dapat menjadi faktor penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.(mh)
