RADAR BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG – Lapas Jombang semakin serius dalam mengukuhkan komitmen menuju Pembangunan Zona Integritas. Bertempat di Ruang Aula Lapas, jajaran struktural dan seluruh tim pokja menggelar rapat koordinasi intensif guna mematangkan kesiapan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Selasa (14/04).
Rapat ini dipimpin langsung oleh Rino Soleh Sumitro selaku Kalapas Jombang yang menekankan bahwa WBK bukan sekadar kontestasi administratif, melainkan wujud nyata dari perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) seluruh jajaran petugas.
Dalam arahannya, Kalapas meminta setiap ketua Tim Kelompok Kerja (Pokja) untuk memaparkan progres dan pemenuhan data dukung pada enam area perubahan. Diskusi berlangsung interaktif guna mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.
Selain kelengkapan dokumen, rapat ini juga menyoroti pentingnya inovasi unggulan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Kalapas berpesan agar setiap petugas mampu memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan transparan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
“Predikat WBK adalah bonus, namun tujuan utama kita adalah memberikan pelayanan terbaik tanpa cela bagi masyarakat dan warga binaan. Saya minta seluruh tim solid dan konsisten dalam menjalankan rencana kerja yang telah disusun,” tegas Kalapas dalam rapat tersebut.
Kegiatan ditutup dengan penguatan komitmen dari seluruh anggota Pokja untuk bergerak serentak. Dengan koordinasi yang rutin dilakukan, Lapas Jombang optimis dapat memenuhi target-target yang telah ditetapkan oleh Kemenpan RB serta berhasil meraih predikat WBK pada tahun ini.
Melalui rapat persiapan ini, diharapkan seluruh elemen di Lapas Jombang memiliki pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan nilai-nilai integritas di setiap lini pelayanan. (Mahmudah)
